Berita Bireuen
Bupati Kukuhkan Pengurus DPC IPeKB Bireuen, Ini Susunan Pengurusnya
Usai dilantik, kepengurusan IPeKB itu juga dikukuhkan oleh Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, MSi.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Pengurus DPC Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Indonesia Kabupaten Bireuen masa bakti 2020-2024, dilantik oleh Ketua DPD IPeKB Provinsi Aceh, Jenan Taeb, SE.
Usai dilantik, kepengurusan IPeKB itu juga dikukuhkan oleh Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, MSi. Kegiatan ini berlangsung di aula lama Setdakab Bireuen, Senin (14/12/2020) pagi.
Mereka yang dilantik yaitu Yuswardi, SE, MSi sebagai ketua umum, dibantu sejumlah wakil ketua, Kartini, AMd sebagai sekretaris umum, juga dibantu wakil sekretaris.
Sedangkan bendahara adalah I Dahlia SE, serta dibantu pengurus lengkap lainnya di berbagai bidang masing-masing.
Ketua IPeKB Provinsi Aceh, Jenan Taeb, SE usai mengambil sumpah dan melantik berharap, di bawah kepemimpinan pengurus baru organisasi bisa berjaya dan juga program KB bisa berjalan dengan baik di Bireuen.
Baca juga: Kisah Eks Kombatan GAM di Banda Aceh Pungut Puing Rumah Telah Dibongkar di Bantaran Sungai Lamnyong
Baca juga: Kampung Arul Latong Aceh Tengah Unik, Karena Punya Tiga Sumber Mata Air Asin, Sejuk dan Panas
Baca juga: Layanan YouTube, Gmail, Hingga Google Drive Sempat Tumbang Tadi Malam, Pihak Google Angkat Bicara
Ia juga menekankan, pengurus setelah pelantikan agar dapat menyusun rencana kerja dan mengadakan pendekatan dengan Pemkab Bireuen guna menyatukan visi-misi, serta juga dapat melaksanakan visi misi Pemkab Bireuen.
Sementara itu, Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, MSi dalam sambutannya berharap, dengan terbentuknya DPC IPeKB Indonesia Kabupaten Bireuen mampu menjadi wadah pembinaan dan peningkatan kompetensi PKB/PLKB di
Bireuen.
"Saya berharap, melalui IPeKB pelaksanaan 'Program Bangga Kencana' di Bireuen dapat ditingkatkan menjadi lebih baik ke depan," pesan Bupati.
Selain itu, lanjut Muzakkar, saat ini Bireuen masuk 3 besar stunting di Aceh dan kondisi ini ada hubungan dengan gizi anak, sehingga bisa berdampak terhadap kecerdasan anak.
Baca juga: Jenis Ke-3 Surah Dibaca Rasulullah Saat Shalat Tahajud, Ustad Adi Hidayat: Jarang Dikerjakan Orang
Baca juga: Nasib Pilu Pengantin Wanita yang Histeris saat Mantan Datang ke Nikahan, Suami: Belum Saya Sentuh
Baca juga: Satgas: Gunakan Selalu Masker Agar tidak Kejipratan Air Liur Lawan Bicara
Tingkat kematian ibu dan anak di Bireuen juga masih cukup tinggi. Untuk itu, Bupati berharap, penyuluh KB lebih meningkatkan penyuluhan dan pihak medis juga dapat melakukan intervensi, sekaligus upaya untuk penanganannya.(*)