Breaking News:

Konflik Israel dan Palestina

Warga Israel Hancurkan Kebun Zaitun Milik Petani Palestina

Tahun ini adalah tahun terberat bagi para petani di Palestina. Lebih dari 8.400 pohon zaitun tumbang atau dibakar warga Israel.

file Anadolu Agency
Pohon zaitun di kebun warga Palestina yang dihancurkan warga Israel 

SERAMBINEWS.COM, RAMALLAH - Di desa Burin, yang terletak di pinggiran kota Nablus di wilayah Tepi Barat Palestina, Basheer Zaban bersama keluarganya sedang memanen buah zaitun dari kebun buahnya.

Namun tiba-tiba puluhan pemukim Yahudi bertopeng menyerang mereka dengan batu.

Desa Burni, yang berjarak tujuh kilometer (4,3 mil) dari Nablus, dikelilingi oleh pemukiman Yitzhar.

"Kami tidak dapat melihat para pelaku karena mereka bersembunyi di balik pohon. Batu-batu itu menargetkan kepala kami. Mereka hampir membunuh kami," kata Basheer, yang lima anggota keluarganya terluka dalam serangan itu.

Serangan pemukim Yahudi itu difokuskan pada desa-desa Palestina yang diklasifikasikan sebagai Area C, divisi administratif Tepi Barat, tempat Israel mempertahankan kendali eksklusif, termasuk penegakan hukum dan pembangunan.

Terdiri dari hampir 60 persen wilayah Tepi Barat di bawah perjanjian Oslo, Area C secara bertahap seharusnya dialihkan ke yurisdiksi Palestina.

Sejak Israel terus membangun pemukiman Yahudi di daerah ini, desa Burin, Oreef, Madama, Jalood, Aserah al-Qibliah, Aqraba, dan Burqa di selatan Nablus dan Salfit dan beberapa desa di timur laut Ramallah menjadi sasaran langsung dari pemukim Israel.

Mereka memaksa warga Palestina mengosongkan tanah subur mereka untuk pemukiman Yahudi

Menurut Palestinian Grassroots Anti-Apartheid - koalisi organisasi non-pemerintah Palestina -, tahun 2020 adalah tahun terberat bagi para petani.

Lebih dari 8.400 pohon zaitun tumbang atau dibakar.

Halaman
1234
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved