Sabtu, 11 April 2026

Bagaimana Perkembangan Calon Wakil Bupati Bireuen? Begini Kata NasDem

“Jawabannya kalau kita hubungi, ‘oke, oke bagus itu’. Tetapi tindak lanjutnya nggak ada. Ya mungkin karena sibuk,”

Penulis: Yocerizal | Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Saifuddin Muhammad. 

Bagaimana Perkembangan Calon Wakil Bupati Bireuen? Begini Kata NasDem

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Enam bulan sudah jabatan wakil bupati (Wabup) Bireuen kosong, sejak Muzakkar A Gani dilantik sebagai Bupati pada 18 Juni 2020 lalu.

Muzakkar dilantik sebagai bupati menggantikan posisi bupati sebelumnya, Saifannur yang meninggal dunia pada 19 Januari 2020.

Ternyata, sejak pelantikan Muzakkar, hingga saat ini belum sekalipun partai pengusung duduk bersama membahas sosok yang akan mengisi posisi wabup untuk periode sisa masa jabatan 2017-2022.

Untuk diketahui, pasangan Saifannur dan Muzakkar dalam Pilkada 2017 lalu diusung oleh empat partai, yaitu Golkar, Demokrat, NasDem dan PDA.

“Sejak Pak Muzakkar dilantik sebagai Bupati, kita sesama partai pengusung belum pernah sekalipun duduk membahas persoalan wabup,” ungkap Ketua DPD Partai NasDem Bireuen, Saifuddin Muhammad, kepada Serambinews.com, Selasa (29/12/2020).

Pihaknya bersama PDA, mengaku sudah beberapa kali berupaya menggagas pertemuan antara sesama partai pengusung untuk membahas persoalan pencalonan Wabup, namun tidak pernah terealisasi.

Baca juga: Sejarah Awal Kapal Selam Perang, Bermula dari Tong Kaca yang Diturunkan ke Laut untuk Pelajari Ikan

Baca juga: Posko Perbatasan Covid-19 di Tamiang Diaktifkan, Pengendara yang tak Miliki Antigen Diarahkan Pulang

Baca juga: TC Candler Rilis Daftar 100 Wanita Tercantik 2020, Member BLACKPINK Semua Masuk

Kuncinya menurut dia ada di Golkar. Mungkin karena faktor kesibukan, sehingga beberapa kali pihaknya mengajak pimpinan partai tersebut untuk duduk tidak pernah berhasil.

“Jawabannya kalau kita hubungi, ‘oke, oke bagus itu’. Tetapi tindak lanjutnya nggak ada. Ya mungkin karena sibuk,” tutur pria yang akrab disapa Yah Fud ini sambil tertawa.

Saiffudin mengatakan, pihaknya mengajak Golkar karena memang mereka yang berhak secara etika selaku partai pemenang Pilkada.

“Kita menghargai mereka (Golkar), makanya kita mengajak. Karena kuncinya itu ada di Golkar, kalau mereka siap, selesai semuanya. Tinggal menghadap bupati,” imbuh Yah Fud lagi.

Sosok calon wabup

Ketika ditanya tentang sosok-sosok calon wabup yang muncul, Saifuddin menyebutkan sejauh ini baru dari Golkar yang sudah pasti.

Baca juga: Lubang Misterius Mucul di Sukabumi, Sedot Air Danau & Ikan, Warga Ungkap Soal Petunjuk Nenek Moyang

Baca juga: KABAR GEMBIRA, Mulai Tahun Depan Gaji ASN Minimal Rp 9 Juta, Ini Penjelasan Menpan RB

Baca juga: Subhanallah! Shalat Dhuha Bisa Sembuhkan Diabetes, Benarkah? Ini Penjelasannya

Partai beringin tersebut, dia katakan, mengusulkan dua nama, yaitu Mukhlis Amd atau yang lebih dikenal Mukhlis Takabeya Bireuen (adik dari almarhum bupati Saifannur) dan H Yusri Abdullah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved