Breaking News

Update Corona di Aceh Barat Daya

Memasuki Hari Keempat Tahun 2021, Abdya Masih Bebas Covid-19

Memasuki hari keempat tahun 2021, Senin (4/1/2021), Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), tetap bebas kasus....

Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat Daya, Safliati SST MKes. 

 

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Memasuki hari keempat tahun 2021, Senin (4/1/2021), Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), tetap bebas kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kasus baru tidak ditemukan lagi, baik data Suspek atau ODP (Orang Dalam Pemantauan), Probable atau PDP (Pasien Dalam Pemantauan) maupun warga yang terkonfirmasi Positif Covid-19, sejak akhir tahun 2020 lalu.

Bahkan, Kabupaten Abdya terdiri dari wilayah sembilan kecamatan sejak Babahrot sampai Lembah Sabil dengan jumlah penduduk 150 ribu jiwa lebih itu untuk sementara masih bertahan sebagai daerah zona kuning (risiko rendah) Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh, Safliati SST MKes, Juga Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat kepada  Serambinews.com, Senin sore menjelaskan pasien terkonfirmasi Positif dan Probable Covid-19 yang dirawat di rumah sakit dan isolasi di rumah, untuk sementara sudah kosong alias nihil selama lebih sepekan terakhir.

Warga Abdya yang masuk data Suspek, sebelumnya disebut ODP juga tidak ditemukan lagi sejak akhir tahun 2020 hingga Senin (4/1/2021) sore.

Baca juga: Ketua DPRK Aceh Tengah Arwin Mega, Arus Wisatawan ke Tanah Gayo Makin Besar, Masyarakat Harus Siap

Baca juga: Tim Koroner Malaysia Pastikan Kematian Gadis Prancis Nora Quoirin Akibat Kecelakaan

Baca juga: 68 Personel Polres Aceh Besar Naik Pangkat

Pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Abdya, berdasarkan update data sejak  Maret 2020 berjumlah 94 orang.

Dari jumlah tersebut, 86 orang dinyatakan sembuh setelah menjalani rawatan di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh dan Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) Abdya, termasuk isolasi di rumah.

Mereka dinyatakan sembuh karena tidak ditemukan lagi gejala Covid-19.

Delapan pasien Positif Corona akhirnya meninggal dunia, masing-masing 3 warga Kecamatan Babahrot, 2 warga Kecamatan Blangpidie, 1 warga Kecamatan Jeumpa, 1 warga Kecamatan Lembah Sabil, dan 1 warga Kecamatan Kuala Batee.

Pasien positif Covid-19 yang terkahir yang dinyatakan sembuh setelah isolasi di rumah adalah  J (37), perempuan warga Kecamatan Blangpidie.

“Perempuan J dinyatakan sembuh pada lSenin lalu, setelah diminta isolasi di rumah,” katanya. 

Safliati menjelaskan, kasus baru Positif Covid-19 tidak ditemukan selama 17 hari hari terakhir atau sejak 18 Desember 2020.

Pobable dan Suspek Baru Juga Nihil  

Sementara itu Kasus baru probable atau PDP (Pasien Dalam Perawatan) dan Suspek atau ODP (Orang Dalam Pemantauan) Covid-19, tidak ditemukan lagi di Kabupaten Abdya sejak 23 November 2020 hingga Senin (4/1/2021) sore.

Hal itu diketahui berdasarkan rilis updata data terakhir dari Dinkes Abdya, Senin sore, tadi.

Seperti dijelaskan Kepala Dinkes Abdya,  Safliati SST MKes bahwa pasien Probable atau pasien bergejala Covid-19 di Kabupaten Abdya, hasil pendataan sejak Maret 2020 lalu, berjumlah 47 orang.

Sebanyak 43 orang diantaranya dinyatakan sembuh atau tidak ada gejala setelah dirawat.

Sedangkan empat pasien probable lainnya meninggal dunia, yaitu satu  warga Kecamatan Kuala Batee, satu warga Kecamatan Blangpidie, dan satu warga asal Jakarta Selatan, dan satu warga Kecamatan Susoh.

Bukan saja probable, warga Kabupaten Abdya yang masuk data Suspek, atau ODP  juga tidak ditemukan lagi sekitar satu bulan terakhir, hingga  Jumat  (1/1/2021) sore.

Safliati menjelaskan update data terakhir Suspek di Kabupaten Abdya, sejumlah 202 orang, hasil pendataan sejak Maret 2020 lalu. Tapi, seluruhnya selesai menjalani isolasi di rumah sejak lebih satu bulan lalu.

Kendati kondisi pandemi Covid-19 di Abdya, cenderung membaik, Kepala Dinkes Abdya, Safliati mengajak  semua pihak harus mewaspadai dengan meningkatkan disiplin diri untuk melaksanakan protokol kesehatan (protkes).(*)

Baca juga: Dua Alat Berat Bersihkan Material Longsor yang Menutupi Ruas Jalan Pasir-Rerebe di Gayo Lues

Baca juga: VIDEO Warga Ceurih Alue Masih Dambakan Jalan Beraspal

Baca juga: Relawan Satgas Covid-19 Pantau Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah, Begini Suasana dan Hasilnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved