Video
VIDEO - Raja Malaysia Kemudikan Mobil TEROBOS BANJIR yang Menutupi Badan Jalan
Sebuah video yang dipublish di Twitter, memperlihatkan sang Raja berada di balik kemudi saat mobil yang dipandunya menerobos banjir.
Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM, PAHANG - Raja Malaysia Seri Paduka Baginda Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah, Selasa (5/1/2021), mengemudikan sendiri mobil saat meninjau banjir di Negara Bagian Pahang.
Sebuah video yang dipublish di Twitter Majlis Keselamatan Negara Jabatan Perdana Menteri, memperlihatkan sang Raja berada di balik kemudi saat mobil yang dipandunya menerobos banjir.
“Yang Mulia Yang di-Pertuan Agong setuju untuk menyetir sendiri melewati banjir di Jalan Raya Pantai Timur (LPT),” demikian keterangan yang menyertai postingan video itu.
Seri Paduka Baginda Yang di-Pertuan Agong dan Seri Paduka Baginda Raja Permaisuri Agong melakukan inspeksi mendadak ke daerah Maran, Pahang, untuk memberikan sumbangan kepada korban banjir di pusat penampungan sementara sekitar Maran.
Raja disertai Tengku Panglima Muda Tengku Ahmad Ismail Mu’adzam Shah.
Pusat Pengawalan Bencana Negara, Lembaga Pengurusan Bencana Negara (NADMA), pada Selasa (5/1/2021) melaporkan, hingga pukul 08.00 pagi tadi, bencana banjir telah meluas hingga di enam negara bagian (provinsi) di negara tersebut.
Dikutip Serambinews dari Antaranews, belum ada laporan korban jiwa dalam musibah banjir tersebut.
Tapi musibah ini menimbulkan dampak terhadap puluhan ribu orang di enam negara bagian.
“Jumlah keseluruhan korban terdampak dan keluarga yang meninggalkan rumah sebanyak 5.642 kepala keluarga, korban keseluruhan 20.838 orang, daerah aktif sebanyak 26 dan pusat bantuan yang sudah didirikan sebanyak 272,” demikian laporan NADMA, Selasa pagi tadi.
Korban melebihi seribu orang terjadi di Negara Bagian Terengganu, Negara Bagian Pahang dan Negara Bagian Johor.
Sedangkan korban antara 500 hingga 999 orang terjadi di Negara Bagian Perak dengan jumlah KK 217 dan jumlah korban 812 orang.
Untuk jumlah korban antara satu hingga 499 orang terjadi di Negara Bagian Kelantan dan Negara Bagian Selangor sebanyak 56 KK dan 184 orang.(*)
Baca juga: Malaysia Dilanda Banjir Terbesar Setelah 2015, Warga Keturunan Aceh Galang Bantuan
Baca juga: Wanita Indonesia di Malaysia Disidangkan, Didakwa Aniaya Rekan Kerja