Breaking News:

Berita Bireuen

Gubernur Aceh Tetapkan Ibrahim Ahmad Sebagai Sekda Bireuen

Penetapan Sekda Bireuen itu tertuang dalam SK Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah nomor: Peg 821.22/001/2001 tertanggal 4 Januari 2021.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
hand over dokumen pribadi
Sekda Bireuen, Ibrahim Ahmad 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Teka teki selama ini tentang siapa yang akan menjadi Sekdakab Bireuen untuk menggantikan Ir Zulkifli SP yang akan memasuki pensiun dalam waktu dekat  terjawab sudah yaitu Ir Ibrahim Ahmad MSi (56) sekarang menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan serta pernah menjabat sebagai Kepala Bappeda Bireuen ditetapkan  sebagai Sekdakab Bireuen. 

Informasi keluarnya SK penetapan Sekdakab Bireuen disampaikan Kepala BKPSDM Bireuen, Mawardi SSTP MSi menjawab Serambinews.com, Kamis (07/01/2021) tentang sudah turun SK  Sekda atau belum.

“SK-nya sudah turun dan sudah kami terima tadi pagi, sebaiknya ditanyakan langsung pada pak Bupati Bireuen,” ujar Mawardi SSTP MSi.

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi saat dihubungi Serambinews.com tentang informasi sudah ada SK penetapan Sekdakab dari Banda Aceh membenarkan, penetapan tersebut tertuang dalam SK Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah dalam  suratnya nomor Peg 821.22/001/2001 tertanggal 4 Januari 2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan Sekretaris Daerah Bireuen.

Ir Ibrahim Ahmad MSi terpilih  setelah menyisihkan dua calon lainnya melalui open bidding, Bupati Bireuen mengatakan, proses penjaringan calon Sekda dilaksanakan sejak November 2020 dengan membentuk panitia seleksi  yang diketuai oleh Ir Zulkifli Sp  dibantu sejumlah pejabat lainnya dan melibatkan  unsur akademis Prof Dr Jamaluddin dari Unimal.

Tahap awal empat calon mendaftar yaitu Ir Ibrahim Ahmad Msi, dr Amir Addani M Kes, Hanafiah SP dan Irfan SPd MPd.

Hasil seleksi administrasi, kompetensi melalui assessment, penulisan makalah, presentasi dan wawancara akhir nilai tertinggi yaitu Ibrahim Ahmad, dr Amir Addani M Kes dan Hanafiah SP.

Setelah itu dilakukan uji kelayakan melalui metode sosiometri dimana Bupati Bireuen menyiapkan kuesioner yang dibagikan kepada seluruh SKPK dan kepala bagian untuk saling
menilai satu sama lain rekan kerja juga menilai calon Sekda.

Hasil diperoleh dari metode tersebut, Ibrahim Ahmad mendapatkan nilai 32,44, Hanafiah memperoleh 24,59  dan Amir Addani memperoleh 24,59.

Selain itu, Bupati Bireuen bersama tim  juga melakukan penilaian dengan lima indikator yaitu inovasi, integritas, kemampuan mengelola keuangan, fokus pada pemangku kepentingan serta mengelola keberagamaan, terhadap penilaian tersebut Ibrahim Ahmad mendapatkan nilai 54,96,  Amir Addani mendapatkan nilai 51,48 dan Hanafiah mendapat nilai 50,64.

“Hasil penilaian tersebut diserahkan ke KASN untuk menilai proses penjaringan, prosedur, kriteria dan metode yang digunakan, rekomendasi KASN diserahkan kepada Gubernur Aceh dan akhirnya dengan penilaian yang kualitatif, kompetitif, komprehensif ditetapkanlah Ir Ibrahim Ahmad sebagai Sekdakab Bireuen.(*)

Baca juga: Seserahan Pakaian Dalam Terlalu Ketat, Keluarga Mempelai Wanita Ini Batalkan Resepsi Pernikahan

Baca juga: Setiap Jumat, Pesawat Susi Air Layani Penerbangan Kutacane-Banda Aceh

Baca juga: Bos Perusahaan Besar AS Desak Pencopotan Donald Trump

Baca juga: Pria Ini Mandi di Kubangan Lumpur, Protes Jalan di Desanya Hancur Tak Kunjung Diperbaiki Pemerintah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved