Jumat, 10 April 2026

Berita Nagan Raya

Heboh Video Perempuan Senam tak Pakai Jilbab, Begini Tanggapan Satpol PP/WH Nagan Raya

Sebuah video senam aerobik oleh tiga perempuan yang tidak memakai jilbab sempat heboh dua hari terakhir di Nagan Raya.

Penulis: Rizwan | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Kasatpol PP/WH Nagan Raya, Bukhari 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Sebuah video senam aerobik oleh tiga perempuan yang tidak memakai jilbab sempat heboh dua hari terakhir di Nagan Raya.

Video tersebut heboh karena  latar belakang di video taman buah naga di kompleks perkantoran Suka Makmue kabupaten setempat.

Selain video tidak memakai jilbab, sebuah video lain senam aerobik oleh lima perempuan juga heboh dengan latar belakang di video kompleks Alun-alun di Suka Makmue.

Dua video yang menjadi pembincangan di sejumlah warga di Nagan Raya karena latar belakang rekaman video keduanya merupakan tempat umum di Nagan Raya dan diduga melanggar syariat Islam.

Namun sejauh ini belum diketahui apakah video tersebut asli, atau diedit, atau video lama, namun sejumlah kalangan di Nagan Raya meminta perlu diusut tuntas sehingga jelas.

Video tersebut beredar luas di sejumlah grop whatsApp di Nagan Raya yang disebut-sebut berasal dari akun media sosial (medsos) facebook.

Terkait beredar video itu, anggota DPRK Nagan Raya, Zulkarnain mendorong Satpol PP/WH dan Dinas Syariat Islam harus menyelidiki terhadap video senam tersebut.

"Harapan kami diungkap sehingga menjadi jelas," kata Zulkarnain kepada Serambinews.com, Kamis (7/1/2021).

Menurutnya, masyarakat ingin mengetahui apakah video itu baru direkam, atau rekaman  lama atau bisa saja diedit oleh pihak tertentu sehingga menimbulkan kegaduhan dan kesan miring terhadap Nagan Raya dan Aceh.

Apalagi Provinsi Aceh dikenal daerah syariat Islam sehingga yang melanggar syariat harus ditindak sesuai aturan berlaku.

"Harapan kami dilancak orang di dalam video serta diklarifikasi terhadap video tersebut terutama yang tidak mengenakan jilbab ketika senam di tempat umum tersebut," katanya.

Baca juga: Warga tak Pakai Masker Kena Sanksi Menyapu Jalan di Nagan Raya

Baca juga: Jaksa Menilai Vonis Terdakwa Korupsi Proyek Fiktif Subulussalam Terlalu Rendah

Baca juga: FOTO - Kerusuhan di Capitol Building, Demo Yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya di Amerika

Baca juga: KKB Papua Bakar Pesawat MAF, Berawal dari Rebutan Kursi hingga Pilot Diselamatkan Warga

Terkait video tersebut, Kasatpol PP/WH Nagan Raya, Bukhari dikonfirmasi Serambinews.com mengatakan, pihaknya akan menyelidiki terhadap video itu.

Pihaknya akan bersama Kabid WH, Kasi Penegakan WH akan menyampaikan langkah yang akan dilakukan lebih awal ke pimpinan.

"Kami akan klarifikasi dulu dari mana asal mula video itu. Dimana diambil dan siapa yang menyebarkan serta akan dipastikan dari medsos  milik siapa," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved