Banjir di Aceh
Warga Malaysia Bantu Korban Banjir di Aceh, Disalurkan Melalui Jaringan KMAM
Bantuan untuk korban banjir di Aceh Timur telah disalurkan melalui Persatuan SUBA Aceh Timur pada, Rabu (6/1/2021).
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Komunity Melayu Aceh Malaysia (KMAM), melalui jaringannya di Aceh, telah menyalurkan bantuan sembako bagi korban banjir di Aceh Utara dan Aceh Timur.
Bantuan dengan nilai total RM 10.000 atau sekitar Rp 34,5 juta itu berasal dari Yayasan Pok Rafeah Kuala Lumpur.
Informasi tersebut disampaikan Presiden KMAM, Datuk Mansyur Bin Usman, kepada Serambinews.com, Rabu (6/1/2021) malam.
“Alhamdulillah, bantuan dari Pok Rafeah yang disampaikan bulan lepas, sudah diagihkan (dibagikan) dalam bentuk sembako kepada korban banjir di Aceh Utara dan Aceh Timur,” ungkap Datuk Mansyur melalui pesan WhatsApp kepada Serambinews.com.
Datuk Mansyur mengatakan, bantuan untuk korban banjir di Aceh Timur telah disalurkan melalui Persatuan SUBA Aceh Timur pada, Rabu (6/1/2021).
Persatuan SUBA atau Sosialisasi Umah Ban Sigoem Aceh ini dipimpin oleh tokoh asal Aceh Timur di Malaysia, Bukhari Bin Ibrahim.
Baca juga: 10 Sekolah di Aceh Timur Diliburkan karena Banjir, Berikut Rinciannya
Sementara bantuan untuk korban banjir di Aceh Utara, akan disalurkan Kamis (7/1/2021) hari ini, untuk masyarakat di Kemukiman Lhoksukon Barat.
Balik Galang Bantuan untuk Malaysia
Setelah menyalurkan bantuan dari warga Malaysia untuk korban banjir di Aceh, kini giliran warga keturunan di Aceh yang menggalang bantuan untuk membantu korban banjir di Malaysia.
Seperti diketahui, banjir besar melanda Malaysia pada awal Januari 2021.
Banjir besar yang melanda Terengganu, Pahang, dan Johor, dan beberapa negara bagian lainnya, menimbulkan kerugian besar dan arus pengungsian yang melebihi 10 ribu orang.
Informasi telah dimulainya penggalangan bantuan untuk korban banjir di Malaysia ini, disampaikan Presiden Komunity Melayu Aceh Malaysia (KMAM) Datuk Mansyur Usman, serta Jafar Insya Reubee, dan Bukhari bin Ibrahim, melalui pesan WhatsApp kepada Serambi, Selasa dan Rabu kemarin.
Datuk Mansyur mengatakan, penggalangan bantuan sudah dimulai pada, Selasa (5/1/2021), dan akan berlangsung hingga 13 hari ke depan.
Ditargetkan, jumlah bantuan yang terkumpul bisa mencapai 10 ribu paket yang masing-masing paket terdiri atas bahan makanan pokok senilai RM 100 (Rp 345 ribu).
Bagi yang berminat memberikan sumbangan, dalam bentuk uang ataupun bahan makanan pokok, bisa mengantar langsung ke Posko Bantuan Banjir yang juga merupakan Kantor Pusat KMAM di nomor 46 Jalan Raja Bot Chowkit, 50300 Kuala Lumpur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bantuan-banjir-dari-malaysia.jpg)