Breaking News:

Komnas HAM Benarkan CCTV Tol Cikampek KM 49 - 72 Rusak Saat Tragedi 6 Laskar FPI, Fiber Optik Putus

Kerusakan sekitaran tempat kejadian perkara (TKP) dipicu putusnya fiber optik di dalam sebuah Joint Closure CCTV.

Tangkap Layar Kompas TV
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), tim yang melakukan penyelidikan peristiwa yang menewaskan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) menyebut menemukan sejumlah barang yang bisa dijadikan bukti. Hal itu diungkapkan dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (28/12/2020). 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Tim Penyelidik Komnas HAM membenarkan bahwa CCTV Tol Cikampek KM 49 - 72 mengalami kerusakan pada saat bentrok antara anggota Polri dan 6 Laskar FPI terjadi.

Kerusakan sekitaran tempat kejadian perkara (TKP) dipicu putusnya fiber optik di dalam sebuah Joint Closure CCTV.

Walhasil terjadi kegagalan pengiriman rekaman CCTV mulai dari KM 49-KM 72 ruas Tol Jakarta-Cikampek.

Temuan ini didapat Tim Penyelidik Komnas HAM setelah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan melakukan pemeriksaan langsung ke titik lokasi.

"Menemukan fakta bahwa telah terjadi kegagalan pengiriman rekaman gambar CCTV melalui saluran server akibat putusnya fiber optik di dalam sebuah Joint Closure CCTV," kata Ketua Tim Penyelidikan Komnas HAM M Choirul Anam dalam konferensi pers, Jumat (8/1/2021).

Baca juga: Tewasnya 6 Laskar FPI, Komnas HAM: Ada Kekerasan, Pembersihan Darah hingga Diambilnya Kamera CCTV

Baca juga: Tewasnya 6 Laskar FPI Dinyatakan Langgar HAM, Komnas HAM: Polisi Ambil Kamera CCTV di Tol

"Sehingga menyebabkan tidak berfungsinya CCTV mulai dari KM 49-KM 72 ruas Tol Jakarta-Cikampek sebagaimana mestinya," sambung Anam.

Temuan Komnas HAM ini sekaligus menampik isu miring terkait adanya dugaan sabotase terhadap rangkaian CCTV sebagai upaya menghilangkan alat bukti.

Dari rangkaian CCTV ditemukan adanya sejumlah kendaraan roda empat yang diduga melakukan pembuntutan terhadap Muhammad Rizieq Shihab sejak dari Kawasan Sentul, Bogor, hingga tanggal 07 Desember 2020 dinihari.

Kendaraan-kendaraan yang membuntuti Rizieq Shihab di antaranya Avanza warna hitam dengan Nomor Polisi B 1739 PWQ;

Avanza warna Silver dengan Nomor Polisi B 1278 KJD, Mobil petugas dengan Nomor Polisi B 1542 POI, dan dan kendaraan Land Cruiser yang nomor polisinya belum diketahui sampai saat ini.

Kendaraan jenis Avanza Silver K 9143 EL, Xenia B 1519 UTI, B 1542 POI dan Land Cruiser diakui sebagai kendaraan petugas polisi yang pada tanggal kejadian sedang melakukan pembuntutan terhadap Rizieq Shihab.

Baca juga: Komnas HAM Temukan Proyektil dan Selongsong Peluru dalam Kasus Penembakan Pengawal Habib Rizieq

Baca juga: Dinilai Bisa Picu Kekerasan Lebih Lanjut, Akun Twitter Donald Trump Ditutup Permanen

"Sedang kendaraan jenis Avanza B 1739 PWQ dan B 1278 KJD yang menurut keterangan saksi dan hasil identifikasi rekaman CCTV serta analisis rekaman percakapan terlibat aktif dalam pembuntutan terhadap rombongan MRS, tidak diakui sebagai mobil milik petugas Polda Metro Jaya yang sedang melaksanakan tugas pembuntutan," ujar Anam.

Selain itu, lanjut Anam, terdapat beberapa kendaraan lainnya yang setelah diidentifikasi oleh Tim Penyelidik dan tertangkap kamera CCTV melaju di bagian belakang rombongan MRS.

Namun belum dapat dipastikan apakah kendaraan-kendaraan itu turut melakukan pembuntutan atau tidak.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tak Ada Sabotase, Komnas HAM Benarkan CCTV Tol Cikampek KM 49 - 72 Rusak Saat Tragedi 6 Laskar FPI

Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved