Breaking News:

Penanganan Covid 19

Terkait Izin Darurat Vaksin Sinovac untuk Lansia, BPOM Tunggu Hasil Uji Klinis Fase 3 di Brazil

Kepala BPOM Penny K Lukito berharap hasil uji klinik vaksin Covid-19 Sinovac untuk kelompok lansia dapat keluar tepat waktu. 

Editor: Mursal Ismail
YOUTUBE SERAMBI ON TV
Sebanyak 14.000 dosis vaksin jenis Sinovac, dilaporkan sudah tiba di Banda Aceh. 

Kepala BPOM Penny K Lukito berharap hasil uji klinik vaksin Covid-19 Sinovac untuk kelompok lansia dapat keluar tepat waktu. 

SERAMBINEWS.COM - Khusus untuk orang-orang yang sudah lanjut usia (lansia), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ternyata masih menunggu uji klinis penggunaan vaksin Covid-19 Sinovac fase 3 di Brazil. 

Kepala BPOM Penny K Lukito berharap hasil uji klinik vaksin Covid-19 Sinovac untuk kelompok lansia dapat keluar tepat waktu. 

Dengan demikian pihak BPOM bisa menerbitkan izin vaksinasi sebelum jadwal vaksinasi yang telah ditentukan pemerintah.

Penny K Lukito mengatakan, untuk penggunaan vaksin pada lansia masih menunggu data hasil uji klinis fase 3 yang masih berlangsung.

Ia mengatakan, untuk uji klinis fase I dan II dilakukan di China sementara fase III masih berproses di Brazil.

Baca juga: Cegah Covid-19, Dewan Ajak Warga Tetap Pakai Masker Keluar Rumah

Baca juga: VIDEO Pasangan Tunangan Sekaligus Residivis Warga Aceh Utara Terlibat Kasus Pencurian

Baca juga: Polisi Tangkap Seorang Pemburu Hewan Dilindungi, Landak Dijual di Facebook Rp 500 Ribu Hingga 1 Juta

"Kami menunggu hasilnya yang dilakukan di China untuk fase I dan II serta di Brazil untuk fase III," ujarnya dalam Media Briefing Pengawalan Keamanan, Khasiat dan Mutu Vaksin Covid-19 secara virtual, Jumat (8/1/2021).

Nantinya, dari data-data tersebut bisa langsung digunakan di Indonesia, tanpa harus mengulang uji klinis.

"Masih menunggu dari Brazil dan data itu akan dipakai, tidak akan diulang lagi untuk melakukan apabila sudah aman jelas ya digunakan.

Mudah-mudahan juga tidak terlalu lama (data uji klinik keluar) dengan demikian kita bisa memberikan suatu izin (vaksinasi) untuk lansia pada waktunya nanti," harap perempuan berhijab ini.

Diketahui, vaksinasi COVID-19 dilaksanakan dalam 4 tahapan yang mempertimbangkan ketersediaan, waktu kedatangan dan profil keamanan vaksin.

Kelompok prioritas penerima vaksin adalah penduduk yang berdomisili di Indonesia yang berusia ≥ 18 tahun.

Sementara untuk kelompok penduduk berusia di bawah 18 tahun dapat diberikan vaksinasi apabila telah tersedia data keamanan vaksin yang memadai dan persetujuan penggunaan pada masa darurat (emergency use authorization) atau penerbitan nomor izin edar (NIE) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved