Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Pekan Pertama Belajar Tatap Muka Lancar, Disdikbud Akan Tambah Durasi Jam Belajar

Indikasi lancarnya proses BTM ini terlihat pada tingginya tingkat kehadiran siswa, dan kesadaran siswa mematuhi protokol kesehatan.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Taufik Hidayat
Dok disdikbud Aceh Tamiang
Bambang Supriyanto saat meninjau proses BTM di salah SMP di Karangbaru, Aceh Tamiang. Tingkat kedisiplinan siswa akan berpengaruh pada penerapan proses belajar kembali normal. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang memastikan pekan pertama belajar tatap muka (BTM) berlangsung lancar tanpa hambatan.

Kondisi ini diketahui dari evaluasi yang dilakukan Disdikbud Aceh Tamiang setiap hari terhadap seluruh sekolah yang dinaungi pemerintah daerah.

“Setiap hari kita melakukan evaluasi, sejauh ini tidak ada kendala,” kata Kabid Dikdas Disdikbud Aceh Tamiang Bambang Supriyanto, Minggu (10/1/2021).

Salah satu indikasi lancarnya proses BTM ini disebut Bambang terlihat pada tingginya tingkat kehadiran siswa.

“Selain angka kehadiran tinggi, kesadaran murid menerapkan protokol kesehatan juga tinggi,” sambungnya.

Bambang berharap kondisi ini bisa dipertahankan seluruh sekolah agar kedepannya durasi jam belajar di sekolah bisa ditambah. Saat ini jelas Bambang, jam belajar di sekolah dibatasi hanya empat jam.

“Harapannya dalam dua bulan ke depan, jam belajar bisa ditambah menjadi enam jam, walau tetap diatur 50 persen,” kata Bambang.

Aceh Tamiang kembali menerapkan pembelajaran tatap muka di seluruh sekolah mulai Senin (4/1/2021).

Aktivitas belajar di sekolah ini sebelumnya dihentikan sejak 16 Maret 2020 akibat penyebaran Covid-19.

Bupati Aceh Tamiang Mursil memastikan sebelum belajar tatap muka ini dilakukan, pihaknya telah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kesiapan dan dampak yang mungkin akan ditimbulkan dari aktivitas ini.

Monitoring ini dilakukan di seluruh sekolah yang berjumlah 123 TK, 172 SD dan 58 SMP.

“Jauh hari kita terus melakukan monitoring kesiapaan sekolah untuk menyelenggarakan belajar tatap muka. Karena intinya kita tetap mengedepankan protokol kesehatan,” kata Mursil.

Dia menegaskan kebijakan ini sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di masa pandemi Covid-19.(*)

Baca juga: Minimalisir Kendala Teknis, Pemerintah Didesak Segera Tetapkan Jadwal Pilkada di Aceh

Baca juga: Tortila Wrap Viral di TikTok, Cocok untuk Cemilan Saat Hari Libur, Yuk Cobain Resep Mudah Ini

Baca juga: Hampir Tak Ada Pengunjung PPI Ujong Serangga yang Pakai Masker, Kerumunan Terjadi Setiap Pagi

Baca juga: Susi Air Mulai Layani Penerbangan Rute Banda Aceh-Bener Meriah, Waktu Tempuh 45 Menit

Baca juga: VIDEO Tangis Yaman Zai Pecah, Mengetahui Istri dan Tiga Anaknya Hilang Kontak

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved