Bawa Sabu 2 Kg, Warga Lhokseumawe Tewas Ditembak Polisi di Medan
Kemudian, setelah ditemukannya barang bukti tersebut pihaknya melakukan pengembangan ke Desa Sei Mencirim, Kecamatan Medan Sunggal.
"Setelah itu pelaku pun dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna untuk perawatan medis, namun pelaku meninggal dunia," pungkas Irsan.
Adapun barang bukti yang disita dari pelaku yakni narkoba jenis sabu sebanyak 2 kilogram yang dibungkus dalam kemasan teh cina, dan 1 unit Handphone milik pelaku.
"Modus pelaku iyalah menjadi perantara jual beli narkotika jenis sabu-sabu," pungkas Irsan.
Baca juga: Oppo Reno5 Meluncur di Pasar Indonesia Hari Ini, Simak Spesifikasi dan Link Live Streamingnya
Baca juga: Volume Air di DAS Krueng Langsa Sempat Naik dan Genangi Rumah dan Jalan, Begini Kondisi Terkini
Baca juga: Hadiah Tenis Wali Kota Cup Akan Bertambah
Warga Tamiang Tewas Didor
Satres Narkoba Polrestabes Medan menembak mati seorang bandar narkoba di Jalan Glugur Rimbun Diski, Sei Mencirim, Sunggal pada Rabu (23/9/2020).
Bandar sabu bernama Syukran (41) tewas tertembus timah panas saat membawa 5 kilogram sabu.
Syukran merupakan warga Kuala Simpang, Aceh Tamiang.
Sedangkan dua tersangka lainnya Arianda alias Andi (46) dan Ilias Husain 50 keduanya warga Binjai Selatan dengan barang bukti sebanyak 2 kilogram sabu.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko menyebutkan bahwa penangkapan terhadap ketiganya berawal pada 20 September 2020.
Petugas menangkap Arianda dan Ilias di Kost Jalan Bhayangkara Gang Karyo, Kelurahan Indra Kasih, Medan Tembung.
"Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 2 bungkus besar sabu seberat 2000 gram," tuturnya saat konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Jumat (25/9/2020).
Baca juga: Ini Nama-nama 6 Kadis dan Kalak di Pemko Langsa yang Dilantik
Baca juga: Mahkamah Agung AS Tolak Gugatan Jalur Cepat Trump Atas Hasil Suara di Lima Negara Bagian
Baca juga: Mau Shalat ke Masjid, Warga Temukan Bayi Perempuan di Meja Kios Gampong Alue Dua Langsa Barat
Riko menyebutkan, dari hasil keterangan para tersangka barang haram tersebut didapat dari Nurdin (DPO) yang berada di Malaysia.
"Setelah diselidiki ternyata bandar besar Nurdin ini juga menyalurkan sabu kepada tersangka Syukran," tambahnya.
Lalu, ia menjelaskan, petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan melakukan penyelusuran dan pada 23 September 2020 sekitar pukul 23.00 WIB dan berhasil menangkap di Jalan Glugur Rimbun Diski, Kelurahan Sei Mencirim, Sunggal.
"Pada saat akan dilakukan penangkapan tersangka Syukran melakukan perlawanan terhadap petugas menggunakan senpi rakitan berbentuk revolver," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kurir-sabu-tewas-didor-polisi-di-medan.jpg)