Breaking News:

Internasional

Mahkamah Agung AS Tolak Gugatan Jalur Cepat Trump Atas Hasil Suara di Lima Negara Bagian

Mahkamah Agung AS pada Senin (11/1/2021) secara resmi menolak melakukan pemilihan jalur cepat.

AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS
Para pendukung Presiden AS Donald Trump menggelar demonstrasi di depan Gedung Mahkamah Agung AS di Washington DC, Sabtu (14/11/2020) malam. 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Mahkamah Agung AS pada Senin (11/1/2021) secara resmi menolak melakukan pemilihan jalur cepat.

Dengan gugatan diajukan oleh Presiden AS Donald Trump dan sekutunya.

Hakim menolak permohonan untuk pertimbangan cepat.

Kasus yang melibatkan hasil di lima negara bagian yang dimenangkan oleh Presiden terpilih Joe Biden:

Arizona, Georgia, Michigan, Pennsylvania, dan Wisconsin.

Dilansir AP, Selasa (12/1/2021), perintah tersebut, yang dikeluarkan tanpa komentar, tidak mengejutkan.

Baca juga: Mike Pompeo Tetap Jadi Pendukung Setia Trump, Sampaikan Pembelaan ke Presiden

Para hakim sebelumnya tidak mengambil tindakan dalam kasus-kasus itu sebelum penghitungan suara pemilihan pekan lalu di Kongres, yang mengkonfirmasi kemenangan Biden.

Pengadilan masih dapat mengambil tindakan atas banding terkait pemilu 3 November di musim dingin ini atau di musim semi mendatag.

Beberapa hakim telah menyatakan minatnya pada kasus Pennsylvania yang melibatkan keputusan Mahkamah Agung negara bagian.

Baca juga: Melania Trump Mengaku Kecewa Dengan Kerusuhan di Gedung Capitol

Untuk memperpanjang batas waktu penerimaan surat suara yang dikirim selama tiga hari, karena oposisi dari badan legislatif yang dikendalikan Republik.

Tetapi bahkan jika pengadilan akan menangani kasus terkait pemilihan, mungkin tidak akan mendengar argumen sampai musim gugur.(*)

Baca juga: Berdasarkan Survei, Mayoritas Warga Amerika Serikat Ingin Trump Dimakzulkan

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved