Breaking News:

Berita Bener Meriah

Dandim Bener Meriah Wacanakan Reboisasi di Hutan Lindung dan DAS

Untuk penanganan reboisasi hutan dan hulu sungai, akan dibagi dalam dua kawasan, yaitu kawasan hutan dan di luar kawasan hutan.

Foto Pendim Bener Meriah
Dandim 0119/BM, Letkol Inf Valyan Tatyunis bersama Pemkab Bener Meriah menggelar rapat untuk membahas rencana penghijauan hutan lindung dan daerah aliran sungai dengan Pemkab Bener Meriah yang berlangsung di Aula Makodim setempat, Selasa (12/1/2020). 

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Dandim 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Valyan Tatyunis bersama Pemkab Bener Meriah mewacanakan akan menggelar kegiatan penghijaun hutan lindung dan daerah aliran sungai di kabupaten tersebut.

Terkait wacana itu, Dandim langsung menggelar rapat untuk membahas rencana penghijauan hutan lindung dengan Pemkab Bener Meriah yang berlangsung di Aula Makodim setempat, Selasa (12/1/2020).

Dalam rapat yang dihadiri oleh Asisten II Setdakab Bener Meriah, Abdul Muis SE MT, serta perwakilan SKPK lainnya, Dandim 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Valyan Tatyunis meminta agar tim yang akan dibentuk dapat bersinergi untuk kesuksesan wacana rehabilitasi kawasan hutan lindung dan daerah aliran sungai di Bener Meriah.

Disebutkan, untuk penanganan reboisasi hutan dan hulu sungai, akan dibagi dalam dua kawasan, yaitu kawasan hutan dan di luar kawasan hutan seperti kawasan agroforestry yang dapat membuat konservasi air dan tanah.

Agroforestry sendiri adalah suatu bentuk pengelolaan sumber daya yang memadukan kegiatan pengelolaan hutan atau pohon kayu-kayuan dengan penanaman komoditas atau tanaman jangka pendek, seperti tanaman pertanian.

Menurutnya, bencana yang terjadi di Aceh Utara akibat tingginya intensitas hujan sehingga mengakibatkan waduk jebol dan terjadi banjir serta tanah longsor.

“Berdasarkan hasil survei dan petunjuk dari satuan atas perlu diadakan koordinasi dengan dinas terkait untuk dibentuk tim koordinasi secepatnya dan pengumpulan data-data mengenai wilayah hutan yang rusak, pemetaan, serta rencana reboisasi atau penghijaun kembali,” tegas Dandim.(*)

Baca juga: Lagi Asyik Pesta Sabu, Tiga Oknum Polisi Digerebek Warga

Baca juga: VIDEO Besok, Bus Listrik Pertama di Aceh Layani Penumpang di Kota Banda Aceh

Baca juga: Terkait Hukum Vaksin Sinovac, MPU Aceh: Jangan Pernah Ragukan Fatwa MUI

Baca juga: Montenegro Cigar Jajaki Kerjasama dengan Gayo Mountain Cigar

Baca juga: VIDEO - Detik-detik Penumpang Selamatkan Diri, Mobil Angkutan Umum Terbakar di Tengah Jalan

Penulis: Budi Fatria
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved