Breaking News:

Internasional

Lebanon Mengadu ke PBB, Minta Tindak Israel Langgar Wilayah Udaranya

Pemerintah Lebanon mengajukan pengaduan ke PBB terhadap pelanggaran harian Israel atas wilayah udaranya. Israel terus meningkatkan pengiriman jet

NNA
Jet Tempur Israel terbang rendah di udara Lebanon, Senin (30/11/2020). 

SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Pemerintah Lebanon mengajukan pengaduan ke PBB terhadap pelanggaran harian Israel atas wilayah udaranya.

Israel terus meningkatkan pengiriman jet tempur drone di seluruh negeri, kata kantor presiden Selasa (12/1/2021).

Dilansir AP, Presiden Michel Aoun menyerukan kecaman atas agresi dan pelanggaran kedaulatan Lebanon oleh Israel.

Dikatakan, Israel juga melanggar resolusi PBB yang membawa penghentian permusuhan antara kedua negara setelah konflik habis-habisan terakhir pada 2006.

Kedua negara secara teknis masih berperang dan Lebanon telah berulang kali mengeluhkan pelanggaran Israel atas wilayah udara dan perairannya.

Baca juga: Jet Tempur dan Drone Israel Terbang Rendah di Beirut, Warga Lebanon Mulai Gelisah

Dalam beberapa pekan terakhir ini, jet militer Israel telah melakukan beberapa penerbangan di ketinggian rendah di atas ibu kota dan kota-kota besar lainnya.

Sehingga, menyebabkan kegelisahan di antara warga sipil yang tidak asing lagi dengan konflik.

Pesawat-pesawat tempur muncul di langit Beirut, menimbulkan suara keras, termasuk pada Malam Natal.

Penerbangan tersebut meneror penduduk kota yang baru-baru ini selamat dari ledakan besar di pelabuhan.

Drone pengintai terkadang tetap berada di wilayah udara Lebanon selama 24 jam pada waktu tertentu, kata seorang pejabat militer Lebanon.

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved