Breaking News:

Vaksin Covid 19

Fakta Tentang Vaksin Covid-19, Ajarkan Sistem Kekebalan Tubuh Hingga Timbulkan Gejala Demam

Beberapa fakta tentang vaksin Covid-19, dari mengajarkan sistem kekebalan tubuh sampai menimbulkan gejala demam bagi yang telah disuntik.

AFP/Mladen Antonov
Foto Ilustrasi - Seorang peneliti memperlihatkan botol berisi cairan vaksin virus Corona yang diujicoba pada monyet di Pusat Penelitian Primata Nasional Thailand di Universitas Chulalongkorn, Saraburi, Sabtu (23/5/2020) 

Kekebalan yang diperoleh seseorang dari infeksi, yang disebut kekebalan alami, bervariasi dari orang ke orang.

Beberapa bukti awal menunjukkan kekebalan alami mungkin tidak bertahan lama.

Kami tidak akan tahu berapa lama kekebalan yang dihasilkan oleh vaksinasi bertahan sampai kami memiliki lebih banyak data tentang seberapa baik vaksin tersebut bekerja.

Baik kekebalan alami maupun kekebalan yang disebabkan oleh vaksin adalah aspek penting dari COVID-19 yang coba dipelajari lebih lanjut oleh para ahli.

Baca juga: Dokter Sekaligus Presenter Reisa Broto Asmoro Disuntik Vaksin Sinovac Mewakili Tim Kesehatan

Akankah vaksinasi COVID-19 melindungi saya dari penyakit COVID-19?

Iya.

Vaksinasi COVID-19 bekerja dengan mengajarkan sistem kekebalan Anda bagaimana mengenali dan melawan virus yang menyebabkan COVID-19, dan ini melindungi Anda dari penyakit COVID-19.

Terlindung dari sakit itu penting karena meskipun banyak orang dengan COVID-19 hanya memiliki penyakit ringan, orang lain mungkin menderita penyakit parah.

Memiliki efek kesehatan jangka panjang, atau bahkan meninggal.

Tidak ada cara untuk mengetahui bagaimana COVID-19 akan memengaruhi Anda, bahkan jika Anda tidak memiliki peningkatan risiko komplikasi yang parah.

Baca juga: Raffi Ahmad Tegang Saat Disuntik Vaksin, Nagita dan Rafathar Tonton dari Rumah, Begini Kondisinya

Akankah vaksin COVID-19 mengubah DNA saya?

Tidak.

Vaksin mRNA COVID-19 tidak mengubah atau berinteraksi dengan DNA Anda dengan cara apa pun.

Vaksin RNA Messenger juga disebut vaksin mRNA adalah vaksin COVID-19 pertama yang diizinkan untuk digunakan di Amerika Serikat.

Vaksin mRNA mengajarkan sel kita bagaimana membuat protein yang memicu respon imun.

mRNA dari vaksin COVID-19 tidak pernah memasuki inti sel, di mana DNA kita disimpan.

Ini berarti mRNA tidak dapat memengaruhi atau berinteraksi dengan DNA kita dengan cara apa pun.

Sebaliknya, vaksin mRNA COVID-19 bekerja dengan pertahanan alami tubuh untuk secara aman mengembangkan kekebalan terhadap penyakit. 

Demikian beberapa fakta mengenai vaksin Covid-19, maka tidak perlu ada kekhawatiran dengan vaksin, karena telah dilakukan penelitian mendalam sebelum disuntik kepada manusia. (Serambinews.com/Syamsul Azman)

Sumber : Centers for Disease Control and Prevention (CDC)

Baca juga: BERITA POPULER - Perawat Putus Tangan Meninggal Dunia hingga Ibu Muda Meninggal Tergantung di Abdya

Baca juga: BERITA POPULER – Kematian Pramugari, Postingan Pramugara Sriwijaya, Pembunuhan Gadis Aceh di Medan

Baca juga: BERITA POPULER - Perawat Putus Tangan di Abdya, Pria Dipergoki Mesum hingga Pasangan Gay Digerebek

Penulis: Syamsul Azman
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved