Breaking News:

Internasional

PBB Sebut Teroris Manfaatkan Pandemi Virus Corona Untuk Memicu Ekstremisme

Kepala Anti-Terorisme PBB, Selasa (12/1/2021) memperingatkan teroris mengeksploitasi pandemi Covid-19. Untuk memperluas gerakan kelompok ekstremis be

AP
Petugas keamanan Afghanistan membawa mayat seorang pria dari lokasi serangan bom di Kabul, Afghanistan pada 10 Januari 2021. 

Teroris dengan cepat beradaptasi untuk mengeksploitasi dunia maya dan teknologi baru.

Menghubungkan dengan tokoh kejahatan terorganisir dan menemukan kesenjangan regulasi, manusia dan teknis di negara-negara, katanya.

“Taktik mereka menarik bagi kelompok-kelompok baru di seluruh spektrum ideologis, termasuk kelompok ekstremis brutal yang bermotivasi rasial, etnis dan politik,” kata Voronkov.

Asisten Sekretaris Jenderal PBB Michele Coninsx menyebut adopsi Dewan Keamanan resolusi anti-terorisme disponsori AS pada 28 September 2001.

Dia mengakui komunitas internasional mengakui parahnya ancaman yang ditimbulkan oleh terorisme transnasional.

Resolusi tersebut memerintahkan semua negara untuk mengkriminalisasi pendanaan aksi teroris dan melarang perekrutan, perjalanan dan tempat berlindung yang aman bagi siapa pun yang terlibat.

Ia juga membentuk Komite Kontra-Terorisme untuk memantau implementasi resolusi.

Coninsx mengepalai Direktorat Eksekutif komite, yang didirikan 2004 untuk menilai 193 negara anggota PBB menerapkan langkah-langkah kontra-terorisme/

Dia merekomendasikan cara-cara untuk mengatasi kesenjangan, memfasilitasi bantuan teknis, dan menganalisis tren kontra-terorisme.

Dalam beberapa tahun terakhir, kata Coninsx, afiliasi ISIS telah muncul di banyak tempat.

Halaman
1234
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved