Breaking News:

Perawat Putus Tangan

Proses Hukum Kasus Perawat Putus Tangan di Abdya Tetap Lanjut, Meski Tersangka Sudah Dimaafkan

Petani kurang mampu itu pun sudah diamankan di Mapolres Abdya sejak 5 Januari 2021 setelah personel Satreskrim setempat berhasil mengungkapkan motif

SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Seorang petani berinisial AB (65), warga Gampong Ujong Padang, Susoh, ditetapkan sebagai tersangka kasus putus tangan Anna Mutia (28), perawat di RSUTP Abdya. Ia dihadirkan dalam konfrensi pers di halaman Mapolres setempat, Selasa (5/1/2021) sekitar pukul 15.00 WIB. 

Bahkan, ia memaafkan tersangka AB, petani pemilik mesin pemotong rumput yang menjadi penyebab tangan kanan istrinya putus total.

"Ya, saya sudah ikhlas, dan memaafkan tersangka," ujar Fajri kepada Serambinews.com, saat ditemui di rumahnya di Gampong Alue Pisang, Kecamatan Kuala Batee, Abdya, Sabtu (9/1/2021).

Sementara itu proses hukum terhadap tersangka AB yang kini ditahan di Mapolres Abdya, terus berlanjut.

Hal ini dikemukakan Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Erjan Dasmi Stp menjawab Serambinews.com, Selasa (12/1/2021).

“Upaya perdamaian antara pihak tersangka dengan keluarga adalah sesuatu baik, tapi proses hukum tetap jalan.

Hal seperti itu (perdamaian) barang kali menjadi bahan pertimbangan majelis hakim dalam memutuskan sebuah perkara,” kata Kasat Reskrim, AKP Erjan Dasmi Stp.  

Berkas hasil pemeriksaan tersangka dikatakan hampir rampung.

Guna melengkapi berkas hasil pemeriksaan, penyidik Polres Abdya, telah membawa serpihan mata pisau mesin pemotong rumput yang digunakan tersangka ke  Laboratorium Forensik (labfor) Polda Sumatera Utara (Poldasu) Medan.

“Potongan mata pisau mesin pemotong rumput tersebut sudah kita bawa ke Labfor Poldasu untuk diperiksa sampel darah menempel. Hasilnya, belum keluar,” kata AKP Erjan Dasmi Stp. 

Sampel darah korban yang menempel pada serpihan mata pisau mesin pemotong rumput tersebut dikatakan perlu dilakukan pemeriksaan untuk pembuktian darah yang menempel pada serpihan mata pisau itu adalah benar darah korban almarhumah Anna. Sekaligus pembuktian mata pisau tersebut   mengenaikan lengan korban sampai putus total.

Halaman
1234
Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved