Breaking News:

Kajian Islam

Hukum Berhubungan Intim Ketika Istri Sedang Haid Sehingga Hamil, Simak Penjelasan Buya Yahya

Bagaimana ketika sedang haid, atau sesudah haid tapi istri belum mandi wajib, pasangan suami istri melakukan hubungan intim sampai istrinya hamil?

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Muhammad Hadi
YOUTUBE/AL-BAHJAH TV
Buya Yahya 

Itu adalah haram mutlak dan dosa besar.

Menurut Jumhur ulama sampai mandi, kalau belum mandi masih dianggap sebagai haram, nanti ada dalam mahzab Abu Hanifah, kalau memang sudah melebihi hari paling banyaknya dan terputus darahnya dan belum mandi ini adalah pembahasan mahzab lain.

Yang jelas dalam keadaan haid haram hubungan suami istri dengan memasukkan ke wilayah tersebut, kalau urusan bersenang-senang, ini babnya beda.

Memasukkan adalah hukumnya haram, kemudian sebagian ulama mengatakan wajib dia membayar satu dinar itu sekitar tiga jutaan ya.

Dalam mahzab kita Imam Syafii, sunnah membayarnya, pelakunya dosa, tobatnya adalah kalau orang menggauli istrinya waktu haid disunnahkan dalam Mahzab kita Imam Syafii.

Baca juga: Kondisi Makin Parah, Warga Diingatkan tak Lagi Beraktivitas di Blok Longsoran Kuta Cot Glie

Baca juga: Pakai Make Up Waterproof di Acara Nikah Lalu Berwudhu, Sahkah? Berikut Penjelasan Buya Yahya

Disunnahkan membayar satu dinar kalau di awal haid, setengah dinar kalau diakhir haid.

Yang jelas tidak wajib dalam mahzab kita ini dosanya jelas.

Lalu anaknya bagaimana, anaknya ya anak suamimu.

Anak suamimu, jangan diulangi lagi dan perbanyak istiqfar.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved