Breaking News:

Berita Aceh Barat

Kecelakaan Akibat Ternak Sapi tak Terhitung Lagi, Pemerintah Diminta Tegas Terhadap Pemilik Ternak

Pemerintah daerah di Aceh Jaya dan Aceh Barat diminta tegas terhadap pemilik ternak yang melepaskan hewan peliharaan ke tempat umum

SERAMBINEWS.COM/ SA'DUL BAHRI
Tarmizi SP, Anggota DPR Aceh 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pemerintah daerah di Aceh Jaya dan Aceh Barat diminta tegas terhadap pemilik ternak yang melepaskan hewan peliharaan ke tempat umum, hingga mengundang kecelakaan dan korban jiwa.

“Kecelakaan hingga terjadi korban jiwa akibat hewan ternak yang sengaja dilepaskan di tempat umum dan berkeliaran di jalan raya sudah tidak terhitung lagi saat ini.

Sehingga kita minta pemerintah daerah tegas dalam penertiban terhadap pemiliknya,” harap Anggota DPR Aceh Tarmizi SP, kepada Serambinews.com, Jumat (15/1/2021), terkait banyak kecelakaan lalu lintas akibat sapi-sapi tersebut.

Angka kecelakaan di dua Kabupaten Aceh Barat dan Aceh Jaya sudah terlalu banyak.

Hingga menyebabkan orang lain meninggal dunia setelah menabrak sapi-sapi yang berkeliaran di jalan raya lintas Meulaboh-Banda Aceh.

Baca juga: Sapi Berkeliaran di Pasar Modern Lambaro, Ini Pesan Kasatpol PP Hingga Profil Pasar Milik Pemkab Itu

Dikatakannya, hal yang tidak diharapkan kembali terjadi seperti peristiwa jalan Nasional lintas Meulaboh-Calang di Desa Suak Geudeubang, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat yang menyebabkan seorang pemuda dari Arongan Lambalek menabrak lembu hingga meninggal di tempat, pada Jumat (15/1/2021).

“Lebih berharga nyawa manusia daripada sapi, mengapa jalan raya jadi lapangan penggembalaan. Jika pemerintah tegas, maka pemilik ternak tidak akan berani melepaskan ternak di jalan raya.

Berkeliaran ternak di jalan raya juga membuat kita malu dengan tamu yang datang ke daerah kita, para wisatawan dan tamu daerah lain,” ujar Tarmizi.

Baca juga: Tabrak Lembu di Lintas Meulaboh-Calang, Pengendara Sepmor Meninggal di Tempat

Halaman
12
Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved