Kamis, 4 Juni 2026

Kajian Islam

Niat dan Cara Mandi Sunnah Hari Jumat, Simak Penjelasan Buya Yahya

“Siapa saja yang menghadiri shalat Jum’at di antara kalian, maka mandilah,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Tayang:
Penulis: Syamsul Azman | Editor: Amirullah
Instagram / @buyayahya_albahjah
Buya Yahya 

Bagaimana yang mandi junub, mandi junub dalam mahzab imam kita syafii, ada sebagian orang yang waktu itu sekaligus mandi sunnah.

Dalam pendapat kita ada dua pendapat, ia punya junub karena mengauli istrinya dan setelah itu ia mandi besar, kalau dalam mahzab kita Imam Syafii ia sudah mendapatkan kesunnahan, karena tujuannya adalah mandi.

Sebagian lain mengatakan tidak, harus ada dulu niatnya.

Disamping kita niat mandi besar, maka boleh niat, sunnah mandi Jumat, ini berbeda dengan shalat.

Kalau shalat fardhu digabung dengan shalat sunnah, tidak boleh puasa fardhu digabung dengan puasa sunnah, tidak boleh, perbedaannya di situ, kalau mandi boleh.

Mandi sunnah digabungkan dengan mandi wajib, jadi bagi bapak-bapak yang punya junub, sekaligus mandi diniatkan. 

Demikian penjelasan Buya Yahya seperti tertera pada video di bawah ini. 

Demikian penjelasan Buya Yahya seperti tertera pada video. 

Seperti yang Buya katakan, bagi seseorang yang junub, bisa saya mandi sekaligus dengan niat untuk mengadiri shalat jumat. 

Niat mandi shalat Jumat 

(Nawaitul ghusla li hudhuri shalatil Jum‘ati sunnatan lillahi ta‘ala)

Artinya: "Saya niat mandi sunah untuk menghadiri Salat Jumat karena Allah Ta'ala," 

(Serambinews.com/Syamsul Azman)

Baca juga: BERITA POPULER - Sosok Umi Nadia, Istri Syekh Ali Jaber, Pria Bertanduk hingga Gadis Aceh Dibunuh

Baca juga: BERITA POPULER - Sosok Umi Nadia Istri Syekh Ali Jaber, Pria Bertanduk hingga Gadis Aceh Dibunuh

Baca juga: BERITA POPULER – Pria Beristri 5 Ditangkap di Pidie, Tanah Bergerak, Suami Gerebek Istri di Meulaboh

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved