Rabu, 22 April 2026

Kesehatan

Waspada! Komplikasi Asam Lambung, Bisa Pneumonia hingga Kanker Mematikan

Meskipun dapat menyebabkan ketidaknyamanan sementara, hal itu tidak menimbulkan risiko kesehatan yang besar.

Editor: Nur Nihayati
via UPI.com
Ilustrasi 

GERD yang tidak diobati dapat memicu peradangan, jaringan parut, atau pertumbuhan jaringan abnormal (neoplasia) di kerongkongan.

Akibatnya, kerongkongan bisa menjadi lebih sempit dan kencang.

Kondisi ini, yang dikenal sebagai striktur esofagus, sering kali membuat menelan sulit atau menyakitkan.

Kondisi ini juga dapat mempersulit makanan dan cairan untuk mengalir dari kerongkongan ke perut, dan pernapasan bisa terasa sesak.

Dalam beberapa kasus, makanan padat atau padat bisa tersangkut di kerongkongan.

Hal ini dapat meningkatkan risiko Anda tersedak.

Selain itu, jika Anda tidak dapat dengan mudah menelan makanan dan cairan, ini dapat menyebabkan malnutrisi dan dehidrasi.

4. Pneumonia aspirasi

Asam lambung yang naik ke tenggorokan atau mulut bisa terhirup ke paru-paru.

Hal ini dapat menyebabkan pneumonia aspirasi, infeksi paru-paru yang menyebabkan gejala seperti:

Demam

Batuk dalam

Nyeri dada

Sesak napas

Mengi

Kelelahan

Perubahan warna biru pada kulit

Kematian

Pneumonia aspirasi dapat menjadi serius dan bahkan fatal jika tidak ditangani.

Perawatan biasanya melibatkan antibiotik dan, dalam kasus yang lebih parah, rawat inap dan perawatan suportif untuk pernapasan.

5. Barrett’s esophagus

Kerusakan yang berkelanjutan pada esofagus yang disebabkan oleh asam lambung dapat memicu perubahan sel pada lapisan esofagus.

Dengan Barrett’s esophagus, sel skuamosa yang melapisi esofagus bagian bawah digantikan oleh sel kelenjar.

Sel-sel ini mirip dengan sel yang melapisi usus.

Barrett’s esophagus berkembang pada sekitar 10 hingga 15 persen orang yang menderita GERD.

Kondisi ini cenderung memengaruhi pria hampir dua kali lebih sering daripada wanita.

Ada sedikit risiko bahwa sel kelenjar ini bisa menjadi kanker dan menyebabkan kanker esofagus.

6. Kanker esofagus

Orang yang menderita GERD berisiko sedikit lebih tinggi terkena jenis kanker esofagus tertentu yang dikenal sebagai adenokarsinoma esofagus.

Kanker ini menyerang bagian bawah kerongkongan, menyebabkan gejala seperti:

Kesulitan menelan

Penurunan berat badan

Nyeri dada

Batuk

Gangguan pencernaan yang parah

Mulas yang parah

Kanker esofagus sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.

Orang biasanya hanya memperhatikan gejala setelah kanker telah mencapai tahap yang lebih lanjut.

Selain GERD, faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorag terkena kanker esofagus meliputi:

Menjadi laki-laki

Lebih tua dari 55

Menggunakan produk tembakau atau merokok

Minum alkohol secara teratur

Kelebihan berat badan atau obesitas

Pernah menjalani pengobatan radiasi ke dada atau perut bagian atas

Artikel ini telah tayang di Tribuncirebon.com dengan judul Hati-hati Komplikasi Asam Lambung yang Perlu Diwaspadai Pneumonia hingga Kanker Mematikan, 

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved