Breaking News:

Berita Politik

Hadapi Pilkada 2022, Golkar Lhokseumawe Segera Lakukan Poling Balon Wali Kota & Wakil Wali Kota

Sebagaimana keputusan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bahwa Pilkada tetap akan berlangsung pada tahun 2022 mendatang.

For Serambinews.com
Sekretaris Partai Golkar Lhokseumawe, Jailani Usman 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sebagaimana keputusan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bahwa Pilkada tetap akan berlangsung pada tahun 2022 mendatang.

Bahkan, KIP sudah memutuskan bahwa tahapan Pilkada di Aceh, termasuk juga di Kota Lhokseumawe akan dimulai pada April 2021 ini.

Kondisi ini sontak memunculkan pertanyaan dan mulai menjadi bahan pembicaraan di tengah masyarakat, siapa dan partai mana pengusung untuk pencalonan wali kota dan wakil wali kota Lhokseumawe.

Lalu, bagaimana sikap Golkar Kota Lhokseumawe selaku partai politik (parpol) yang memiliki dua kursi di DPRK Lhokseumawe?

Terkait hal ini, Sekretaris Golkar Kota Lhokseumawe, Jailani Usman, SH, MH kepada Serambinews.com, Senin (25/1/2021), memaparkan, untuk bisa mengusung satu pasangan, maka dibutuhkan empat kursi di DPRK Lhokseumawe.

Baca juga: Pejabat Baru di Gayo Lues Jalani Tes Urine Dadakan Usai Dilantik, Begini Penjelasan BNNK

Baca juga: Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 12 Tahun 2021, Simak Info Ini

Baca juga: Simak, Cara Cek Penerima Bantuan Program Indonesia Pintar, Siswa SMP Dapat Rp 750 Ribu

Artinya, ulas dia, Golkar yang hanya memiliki dua kursi di DPRK harus berkoalisi dengan parpol lainnya yang juga memiliki dua kursi di DPRK.

Namun sejauh ini, Jailani Usman mengaku, kalau pihaknya belum menentukan akan berkoalisi dengan partai mana (yang memiliki kursi di DPRK) dalam pengusungan bakal calon wali kota dan wakil wali kota. Termasuk juga belum menentukan pasangan bakal calon yang diusung.

Meskipun diakui Jailani, sudah ada beberapa pihak yang melakukan komunikasi dengan pihaknya untuk mencari dukungan terkait pencalonan wali kota dan wakil wali kota.

"Ada parpol yang minta koalisi dan ada juga person yang memang akan maju sebagai bakal calon wali kota," kata Jailani Usman tanpa merincikam parpol mana dan juga nama person yang minta dukungan Golkar.

Jadi, lanjut Jailani Usman, sebelum pihaknya menentukan siapa bakal calon yang diusung, akan terlebih dulu nantinya meminta tim dari DPP Golkar untuk turun ke Lhokseumawe dan melakukan poling.

Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Berdampak Banjir di Aceh Jaya, Pidie, Pijay, dan Aceh Besar

Baca juga: Catherine Wilson Jelang Bebas, Kuasa Hukum Ungkap Perubahan Sikapnya

Baca juga: Gawat! Kolesterol Tinggi Tak Menimbulkan Gejala Apapun, Bagaimana Cara Mengetahuinya?

"Poling akan dilakukan kepada kader Golkar maupun pihak luar yang memang kita nilai punya keinginan yang sungguh-sungguh, bila nantinya ia terpilih, mau membangun Kota Lhokseumawe ke arah yang lebih baik," urai dia.

"Tidak seperti sekarang, kita nilai pembangunan di Lhokseumawe Stagnan," papar Jailani Usman yang juga selaku anggota DPRK Lhokseumawe.

Khusus untuk kader Golkar yang ikut dalam poling, menurut Jailani usman, akan ada dua orang. Meskipun dia menolak memberi tahu siapa kader yang bakal masuk kandidat untuk dipoling.

"Jadi, nantinya siapa yang mendapatkan poling terbanyak akan menjadi bakal calon yang diusung Golkar bersama partai yang siap berkoalisi dengan kita," tukasnya.

Baca juga: Natasha Wilona Ungkap Adegan Pantang Dilakukan Saat Syuting, Syarat Main Film

Baca juga: Peredaran Narkoba Mulai Masuk Sekolah, BNNK Pidie Lancarkan Kegiatan P4GN

Baca juga: Kader DPC Gerindra Jaktim Minta Gubernur Anies Mundur, Begini Respon Wagub DKI

"Untuk poling akan berlangsung dalam waktu dekat ini. Apalagi tahapan Pilkada akan mulai April 2021 ini," demikian Jailani Usman.(*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved