Breaking News:

Kajian Islam

Makan Telur Ayam dan Bebek Mentah? Bagaimana Hukumnya Menurut Islam, Simak Penjelasan Buya Yahya

Memakan telur mentah, tidak asing lagi bagi siapapun. Lalu dalam islam bagaimana hukumnya memakan telur mentah?

FACEBOOK/BUYA YAHYA
Penjelasan Buya Yahya tentang hukum memakan telur mentah dan makanan mentah. 

SERAMBINEWS.COM - Makan telur ayam dan bebek mentah? Bagaimana hukumnya menurut Islam, simak penjelasan Buya Yahya.

Bagi sebagian besar warga, mengonsumsi telur mentah dianggap sebagai penambah energi dan paling enak disajikan pada pagi hari setelah makan maupun sebelumnya.

Lalu, bagaimana hukum Islam, mengonsumsi makanan mentah ?

Buya Yahya diberikan pertanyaan oleh jamaah, terkait mengonsumsi telur mentah.

Melalui postingan Instagram @buyayahya_albahjah, Buya Yahya memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

"Hukum Memakan Telur Mentah - Buya Yahya Menjawab

"Memakan telur mentah, tidak asing lagi bagi siapapun. Lalu dalam islam bagaimana hukumnya memakan telur mentah?," demikian tertulis pada postingan.

Baca juga: Suami Talak Istri dari Pesan WhatsApp Karena Jarak, Sahkah Talaknya ? Simak Penjelasan Buya Yahya

Berikut penjelasan Buya Yahya

"Dijelaskan oleh para ulama, karena itu asalnya sesuatu yang halal, maka selagi itu tidak membahayakan, maka boleh-boleh saja.

"Jadi tidak ada masalah makan telur mentah.

"Cuma enaknya di mana ? kalau dibuat dengan nasi goreng kan enak, bukan ditelan begitu.

"Tapi tidak haram, karena pada dasarnya sesuatu yang halal untuk di makan.

Demikian penjelasan Buya Yahya seperti pada video di bawah ini.

Melansir dari health.kompas.com (17/5/2020) menjelaskan mengenai makan telur mentah atau berbahaya bagi tubuh. 

Makan telur mentah kerap dilakukan oleh sebagian masyarakat Indonesia.

Bahan makanan ini bisa ditemukan antara lain dalam minuman atau jamu, krim pada kue, mayonnaise, maupun saus untuk salad buah.

Meski sudah ada banyak orang yang mengonsumsi telur mentah, bukan berarti hal tersebut bisa dilakukan secara sembarangan.

Hal itu dikarenakan, konsumsi telur mentah bisa juga menimbulkan keracunan atau bahaya kesehatan pada seseorang.

Baca juga: Hukum Main Saham Syariah, Apakah Boleh Menanam Saham yang Syariah ? Berikut Penjelasan Buya Yahya

Kandungan gizi telur mentah

Banyak orang mengonsumsi telur mentah karena menganggap kandungan nutrisinya lebih tinggi dibanding telur yang telah dimasak.

Proses pemanasan telur dipercaya hanya akan mengurangi kadar vitamin A, vitamin B5, kalium, dan protein yang terkandung di dalam telur.

Pandangan tersebut memang tak sepenuhnya salah.

Proses penggorengan atau perebusan yang terlalu lama bisa menurunkan nilai protein telur, meski relatif tidak banyak.

Namun, pengolahan telur ini akan menyebabkan kandungan protein meningkat hampir dua kali lipat dapat diserap tubuh daripada telur mentah.

Baca juga: Istri Alami KDRT & Minta Cerai, tapi Suami Tak Mau, Bagaimana Hukumnya? Simak Penjelasan Buya Yahya

Sebuah penelitian dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition pada 2004 mengungkap, bahwa manusia justru menyerap protein lebih banyak dari telur yang sudah matang.

Dalam keadaan mentah, protein yang bisa diserap dalam tubuh hanya sebesar 50 persen.

Sementara kalau telur sudah matang, protein yang diserap tubuh bisa mencapai 90 persen.

Beberapa orang juga percaya konsumsi telur mentah bisa meningkatkan kadar protein lebih cepat dan lebih banyak daripada telur matang.

Selain itu, telur mentah hanya mengandung 51 persen zat gizi biologis, sementara telur yang sudah dimasak bisa mengandung hampir 91 persen zat gizi biologis.

Baca juga: Hukum Janda Mencintai Suami Orang Lain, Simak Penjelasan Buya Yahya

Bahaya konsumsi telur mentah

Konsumsi telur mentah tak dianjurkan karena berisiko terinfeksi Salmonella.

Salmonella adalah suatu bakteri yang dapat menimbulkan keracunan (Salmonella food poisoning) dengan gejala-gejala, sebagai berikut:

  • Mual-mual
  • Muntah
  • Sakit perut
  • Sakit kepala
  • Kedingininan
  • Demam
  • Diare

Salmonella ini dapat dinonaktifkan dengan pemanasan.

Baca juga: Orang Mati Suri Ceritakan Tentang Alam Barzakh, Bisakah Kita Percaya ? Simak Penjelasan Buya Yahya

Untuk menghindari terjadinya keracunan Salmonella, Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) sendiri mengharuskan melakukan pemanasan (pasteurisasi) selama 3,5 menit pada suhu 56,70 derajat Celsius atau 6,2 menit pada suhu 55,50 derajat Celsius untuk putih telur, dan 6,2 menit pada suhu 60 derajat Celsius untuk telur utuh. 

Untuk menghindari terjadinya keracunan Salmonella, apabila telur yang akan dikonsumsi dalam keadaan kotor, lebih baik tidak dimakan dalam keadaan mentah, meski ditujukan untuk orang dewasa.

Makan telur mentah juga bisa sebabkan kelainan saraf

Di dalam putih telur terdapat avidin, yakni zat protein yang dapat memberikan pengaruh-pengaruh negatif bagi tubuh karena kemampuannya mengikat biotin.

Biotin juga dikenal sebagai vitamin B7 yang larut dalam air.

Vitamin ini diperlukan tubuh dalam proses metabolisme dan pencernaan gula dalam darah.

Sayangnya, biotin akan terikat kuat oleh avidin sehingga tidak dapat diserap oleh usus dan pada akhirnya dikeluarkan bersama feses.

Daya cerna yang rendah menunjukkan makin banyak bagian makanan yang terbuang ke feses.

Avidin ini diketahui dapat menyebabkan keracunan.

Gejala keracunan avidin, di antaranya yakni:

  • Dermatitis
  • Kebotakan
  • Kelainan saraf

Baca juga: Orang Mati Suri Ceritakan Tentang Alam Barzakh, Bisakah Kita Percaya ? Simak Penjelasan Buya Yahya

Dosis keracunan selain dipengaruhi oleh aktivitas avidin dalam telur (karena proses pengolahan atau pemanasan) dan jumlah telur yang dikonsumsi, juga sangat dipengaruhi oleh kadar biotin dalam darah.

Maka dari itu, tidak setiap orang yang mengonsumsi telur akan menderita keracunan.

Pemanasan dapat menghancurkan aktivitas avidin pada suhu 18 derajat Celsius selama 5 menit.

Sementara, pada suhu yang lebih tinggi diperlukan waktu pemanasan yang lebih singkat.

Maka, mengonsumsi telur mentah, penjelasan Buya Yahya adalah tidak haram. 

Namun, Buya mengatakan, alangkah baiknya telur dimasak, agar lebih enak dinikmati. 

Selain itu untuk menghindari dari hal yang tidak diinginkan, karena mengonsumsi makanan mentah. (Serambinews.com/Syamsul Azman)

Baca juga: BERITA POPULER - Sosok Deva Istri Syekh Ali Jaber, Emas di Perut hingga Bocah 9 Tahun Ucap Syahadat

Baca juga: BERITA POPULER - Harga Emas Turun, Oknum PNS Tertangkap Mesum, Hingga Kakek Rudapaksa Bocah 4 Tahun

Baca juga: BERITA POPULER - Sosok Umi Nadia, Istri Syekh Ali Jaber, Pria Bertanduk hingga Gadis Aceh Dibunuh

Penulis: Syamsul Azman
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved