Berita Bener Meriah
Tinggal di Gubuk Beratap Plastik, Warga Miskin Ini Terharu saat Terima KTP, KK dari Bupati Sarkawi
keluarga miskin itu terlihat terharu saat menerima KTP, KK dan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok dan keperluan sekolah dari Bupati Bener Meriah
Penulis: Budi Fatria | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Budi Fatria | Bener Meriah
SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Yusuf, pendatang dari Kabupaten Pidie yang sudah setahun ini tinggal dan menetap di gubuk berukuran 2x3 meter yang beratapkan terpal plastik terlihat jauh dari kehidupan layak.
Ia bersama 7 orang anaknya tinggal di gubuk di tengah kebun milik adiknya di Kampung Darul Aman, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah.
Sayangnya, Yusuf bersama anaknya sudah setahun ini tinggal di tengah kebun dan tidak pernah melaporkan keberadaan mereka kepada aparatur desa sehingga tidak tersentuh bantuan.
Setelah mengetahui adanya imbauan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bener Meriah, keluarga miskin ini langsung mengurus administrasi kependudukan dengan melapor pada aparat desa setempat.
• Istri Bakar Suami Saat Tidur, Ternyata Ini Pemicunya Hingga Siapkan Bensin dan Korek Api
Betapa terkejutnya, Yusuf ketika orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah ini mengantar dan menyerahkan langsung Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan bantuan sosial kepada mereka.
Yusuf di hadapan Bupati Bener Meriah dan rombongan mengaku salah karena sebelumnya tidak pernah melaporkan keberadaannya kepada Reje Kampung.
Saat itu juga, keluarga miskin itu terlihat terharu saat menerima KTP, KK dan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok dan keperluan sekolah dari Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi.
Bantuan diserahkan di depan gubuk tempat tinggalnya di Kampung Darul Aman, Kecamatan Permata, Kabupaten setempat, Sabtu (6/2/2021).
Tidak sampai disitu, Bupati Sarkawi juga memerintahkan aparatur kampung setempat untuk membangun rumah yang layak agar bisa ditempati oleh keluarga itu.
• China Kirim Tank Type 15 ke Perbatasan India, Unggul di Dataran Tinggi dan Punya Teknologi Siluman
“Kebetulan mereka itu numpang di kebun adiknya, kalau keluarga itu tidak memiliki tanah sendiri, diusahakan mencari tanah umum milik desa ataupun tanah wakaf.
Sehingga bisa dibangun rumah yang layak untuk dihuni oleh keluarga itu,” ujar Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Bener Meriah, Hasyimi kepada Serambinews.com, Minggu (7/2/2021).
Bupati Bener Meriah, Tgk Sarkawi mengatakan, pemerintah bukan tidak peduli terhadap masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan.
• VIRAL Percakapan Ayah dan Bayi bak Orang Dewasa, Sampai Tepuk Paha dan Tawa Terkekeh
Tapi karena tidak melapor kepada aparatur kampung, sehingga tidak mengetahui kalau masih ada keluarga yang tinggal di gubuk dan kita sangat prihatin.
Bupati juga kembali menegaskan bagi masyarakat pendatang agar mengurus administrasi kependudukan seperti melapor kepada Reje Kampung (Kepala Desa) sehingga semua aparat kampung mengetahui situasi dan jumlah penduduknya.