Viral Medsos
Masjid di Pacitan Terbawa Arus Sungai hingga Tengah Laut, Video Viral di Media Sosial
"Masjid tersebut dibangun pada bulan Maret tahun 2020. Isinya ya alat shalat, alquran, pengeras suara, karpet, tikar
SERAMBINEWS.COM - Sebuah video yang menunjukkan masjid apung hanyut di lautan, viral di media sosial.
Diketahui, masjid tersebut berada di muara Sungai Grindulu, Pantai Pancerdoor, Kabupaten Pacitan.
Perekam mengatakan masjid tersebut terbawa arus sungai Grindulu.
Dalam video tampak masjid itu sampai berada ke tengah lautan.
Dikonfirmasi TribunJatim, Penjaga Masjid Apung, Ryan Yudianto membenarkan jika masjid tersebut diketahui terseret arus pada Rabu (10/2/2021) dini hari.
"Kejadiannya sekitar pukul 03.00 WIB dini hari saat banjir Sungai Grindulu mulai datang. Jadi ya (tahu-tahu) sudah di Lautan," ujar Ryan.
• Kisah Mahasiswi Berangkat Kuliah ke Korea, Mobil Nenek Rusak Hingga Diantar Polisi ke Bandara
• Video Robby Purba Diduga Ngamuk dan Dorong Pelayan Viral, Komentar Pedas Banjiri Instagramnya
Beberapa hari terakhir, Kabupaten Pacitan memang diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Hal itu membuat debit aliran sungai kian besar.
"Selain itu alirannya juga membawa sampah. Mungkin pertahanan rakitnya tidak kuat sehingga talinya putus," jelasnya.
Kendati terbawa arus pada pukul 03.00 WIB, warga baru mengetahui masjid tersebut terbawa arus hingga ke tengah laut pada pukul 05.00 WIB.
"Mungkin terbawa sekitar satu kilometer dari bibir pantai," lanjutnya.
"Masjid tersebut dibangun pada bulan Maret tahun 2020. Isinya ya alat shalat, alquran, pengeras suara, karpet, tikar," pungkasnya.
• Tak Terima Nih Kita Kepo Trans TV Ditegur, Nikita Mirzani Semprot Balik KPI Atas Alasan Ini
• Polres Langsa Kerahkan Bhabinkamtibmas dan Nakes sebagai Tracer dan Vaksinator Covid-19
Berita Lain: Komplotan Remaja Curi Kotak Amal di Masjid, Uang untuk Foya-foya dan Beli Narkoba
Sebanyak 10 remaja berkomplot mencuri uang kotak amal di masjid dan SPBU.
Kesepuluh pelaku yang masih remaja itu berhasil diringkus oleh Polres Pamekasan.