Sabtu, 18 April 2026

Gaji Buzzer di Indonesia dan Cara Kerjanya yang Kini Kembali Jadi Sorotan

Gaji buzzer di Indonesia pun ternyata begitu menggiurkan hingga para buzzer yang terlibat sangat betah meski merusak tatanan demokrasi

Editor: Muhammad Hadi
KOMPAS/HANDINING
Foto Ilustrasi - Buzzer aktif di media sosial yang mendukung dan menyerang pihak tertentu 

Beberapa tim terdiri dari beberapa orang yang mengelola ratusan akun palsu.

“Di negara lain - seperti China, Vietnam, atau Venezuela - tim besar orang dipekerjakan oleh negara untuk secara aktif membentuk opini publik,” tulis laporan ini dikutip Jumat (12/2/2021).

Buzzer ini menggunakan berbagai strategi komunikasi.

Penelitian ini mengkategorikan kegiatan buzzer ke dalam empat kategori.

Pertama, penciptaan disinformasi atau media yang dimanipulasi.

Kedua, pelaporan konten atau akun secara massal.

Ketiga, strategi berbasis data.

Keempat, trolling, doxing atau gangguan.

Kelima, memperkuat konten dan media online.

Kisah Istri Gugat Cerai Karena Cemburu Suami Rawat Ibu Uzur, Anggap Mertua Pengganggu

Penciptaan disinformasi atau media yang dimanipulasi adalah strategi komunikasi yang paling umum.

Di 52 dari 70 negara yang diperiksa, pasukan siber secara aktif membuat konten, seperti meme, video, situs web berita palsu, atau media yang dimanipulasi untuk menyesatkan pengguna.

“Terkadang, konten yang dibuat oleh pasukan siber ditargetkan pada komunitas atau segmen pengguna tertentu.

Dengan menggunakan sumber data online dan offline tentang pengguna, dan membayar iklan di platform media sosial populer, beberapa pasukan siber menargetkan komunitas tertentu dengan disinformasi atau media yang dimanipulasi,” lanjutnya.

Adapun, penggunaan trolling, doxing, atau pelecehan merupakan tantangan dan ancaman global yang berkembang terhadap hak asasi manusia.

Natalius Pigai: Pelaku Rasialisme Bagian dari Kelompok Buzzer, Rasisme Musuh Bersama

Terdapat 47 negara telah menggunakan trolling sebagai bagian dari senjata digital mereka.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved