Jumat, 17 April 2026

Gaji Buzzer di Indonesia dan Cara Kerjanya yang Kini Kembali Jadi Sorotan

Gaji buzzer di Indonesia pun ternyata begitu menggiurkan hingga para buzzer yang terlibat sangat betah meski merusak tatanan demokrasi

Editor: Muhammad Hadi
KOMPAS/HANDINING
Foto Ilustrasi - Buzzer aktif di media sosial yang mendukung dan menyerang pihak tertentu 

SERAMBINEWS.COM - Kritikan tajam berbagai pihak terhadap penggunaan buzzer kembali mencuat di Indonesia

Karena cara kerja buzzer bukan hanya membela pihak tertentu, tapi menyerang pihak lain.

Bahkan menyerang hal bersifat pribadi para tokoh yang kritis di medsos.

Gaji buzzer di Indonesia pun ternyata begitu menggiurkan hingga para buzzer yang terlibat sangat betah meski merusak tatanan demokrasi.

Penggunaan buzzer untuk tujuan tertentu semakin marak dan kerap mengundang perdebatan.

Ternyata, ada riset khusus mengenai buzzer yang pernah diterbitkan University of Oxford pada tahun 2019 lalu.

Ambisi China Membuat Tentara Super, Seragam Canggih Hingga Kolaborasi Antara Manusia dan Mesin

Penelitian ini berjudul “The Global Disinformation Order 2019 Global Inventory of Organised Social Media Manipulation”.

Dalam penelitian itu, buzzer disebut sebagai pasukan siber, yakni instrumen pemerintah atau aktor partai politik yang bertugas memanipulasi opini publik secara online.

Penelitian ini secara komparatif memeriksa organisasi formal pasukan siber di seluruh dunia dan bagaimana para aktor ini menggunakan propaganda komputasi untuk tujuan politik.

Dalam laporan tersebut, pihaknya memeriksa aktivitas pasukan dunia maya di 70 negara, termasuk Indonesia.

MUI Terbitkan Fatwa Haram Aktivitas Buzzer, Berikut Isi Lengkapnya

Temuan dari penelitian ini menunjukkan adanya variasi di berbagai negara mengenai skala dan rentang waktu pemanfaatan tim buzzer.

Di beberapa negara, tim muncul untuk sementara waktu di sekitar pemilihan atau untuk membentuk sikap publik seputar acara politik penting lainnya.

Lakukan Kontrol

Di sisi lain, ada buzzer yang diintegrasikan ke dalam lanskap media dan komunikasi dengan staf bekerja penuh waktu.

Mereka bekerja untuk mengontrol, menyensor, dan membentuk percakapan dan informasi online.

Mengintip Kemampuan Jelajah Kapal La Datcha, Kapal Asing yang Ditahan di Perairan Aceh

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved