Breaking News:

Kupi Beungoh

BPS Perlu Lebih Arif Tampilkan Angka Kemiskinan Aceh, Stop Framing Aceh Sebagai Daerah Termiskin

Setiap kali berita resmi statistik dirilis, terkesan dimanfaatkan pihak lain untuk mendiskreditkan Pemerintah Aceh.

FOR SERAMBINEWS.COM
Direktur Kajak Institute, Cut Sri Mainita 

Oleh Cut Sri Mainita

BADAN Pusat Statistik (BPS) Aceh perlu lebih arif menampilkan angka-angka kemiskinan di Aceh.

Setiap kali berita resmi statistik dirilis, terkesan dimanfaatkan pihak lain untuk mendiskreditkan Pemerintah Aceh.

Kemudian berlanjut dengan kontroversi di ruang public.

Setiap BPS Aceh merilis data ekonomi makro dan tingkat kemiskinan hampir selalu terjadi kontroversi di lini massa.

Bahkan tampak dipolitisir oleh pihak-pihak tertentu yang tidak suka terhadap Aceh dan Pemerintahannya. 

Baca juga: Pengamat: Aceh Miskin Karena Salah Kebijakan

Sejumlah karangan bunga terpajang di badan jalan depan Kantor Gubernur Aceh, Rabu (17/2/2021).  Karangan bunga itu berisi ucapan 'selamat atas prestasi Aceh' yang menjadi provinsi termiskin di Sumatera.
Sejumlah karangan bunga terpajang di badan jalan depan Kantor Gubernur Aceh, Rabu (17/2/2021). Karangan bunga itu berisi ucapan 'selamat atas prestasi Aceh' yang menjadi provinsi termiskin di Sumatera. (Serambi Indonesia)

BPS diberi otoritas oleh negara untuk mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan data-data statistik.

Namun, data-data kemiskinan di Aceh seyogyanya dapat disajikan dengan arief dan bijaksana.

Sangat tidak arief ketika BPS Aceh hanya menyajikan data kemiskinan di Aceh tanpa menampilkan data-data kemiskinan menurut kabupaten/kota.

Kita tahu angka kemiskinan Aceh yang disajikan BPS dan dirilis oleh hampir semua media massa itu merupakan resultan dari kemiskinan di 23 kabupaten/kota di Aceh.

Halaman
1234
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved