Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Jembatan Ambruk di Kaloy Proyek Dana Desa, Ini Kata Camat Tamiang Hulu

“Masyarakat di situ memang butuh jembatan, karena selama ini harus berputar agak jauh,” kata Camat Tamiang Hulu, Muhammad Nur, Kamis (18/2/2021).

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ RAHMAD WIGUNA
Kondisi jembatan di Kaloy, Aceh Tamiang yang hancur akibat banjir. Belakangan diketahui, anggaran jembatan yang dibangun tahun 2019 ini bersumber dari dana desa. 

“Masyarakat di situ memang butuh jembatan, karena selama ini harus berputar agak jauh,” kata Camat Tamiang Hulu, Muhammad Nur, Kamis (18/2/2021).

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Jembatan yang hancur akibat hantaman banjir di Dusun Tanjungmulia, Kampung Kaloy, Tamiang Hulu merupakan proyek yang bersumber dari dana desa.

Alokasi anggaran ini, dilakukan untuk mengakomodir mobilisasi warga setempat yang permukimannya berada di tengah perkebunan kelapa sawit.

“Masyarakat di situ memang butuh jembatan, karena selama ini harus berputar agak jauh,” kata Camat Tamiang Hulu, Muhammad Nur, Kamis (18/2/2021).

Nur membenarkan, kalau jembatan tersebut hancur akibat banjir yang melanda kawasan itu pada 2020.

Dia pun menyatakan, dirinya bersama perangkat kampung sudah meninjau lokasi jembatan.

“Saya sudah langsung meninjau, saya sama pak datoknya langsung membahas solusi. Sudah ada solusinya,” ungkap Nur.

Baca juga: Anak yang Dibunuh Bersama Ibunya di Simpang Jernih Aceh Timur Ternyata juga Dirudapaksa Pelaku

Meski begitu, dia belum bisa memastikan solusi yang akan dilakukan, antara melakukan perbaikan atau membangun jembatan baru.

“Nanti datoknya yang putuskan, apakah diperbaiki atau memungkinkan untuk dibangun jembatan baru,” sambungnya.

Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Aceh Tamiang, Baihaki Ahyat mengaku, tidak pernah menerima laporan tentang adanya jembatan hancur.

Dia pun menegaskan, jembatan itu tidak dikerjakan oleh dinasnya.

“Ketika saya cek, ternyata memang tidak ada list-nya sama kita. Bukan dari kita (Dinas PUPR),” ujarnya.

Boy, sapaan Baihaki menambahkan, sepintas dia melihat kerusakan ini akibat konstruksi pondasi yang sangat sederhana.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved