Info Singkil

Penyuluh Pertanian di Aceh Singkil Dilatih Teknik Berkebun Kelapa Sawit Berkelanjutan

"Para petani dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dan mengubah pola pengelolaan tanaman sawit, menjadi lebih baik sesuai dengan pelestarian alam,"

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Foto: Arif
Penyuluh Pertanian di Aceh Singkil, dilatih teknik berkebun sawit berkelanjutan, Kamis (18/2/2021). 

Earthqualizer dalam kemitraan dengan PT Musim Mas fokus pada petani kecil berdasarkan penilaian risiko, yang melibatkan platform multistakeholder.

"Kajian yang dilakukan sesuai kebijakan No Deforestation, Peat and Exploitation (NDPE).  Secara prinsip menjawab keterlibatan semua pihak, termasuk perusahaan perkebunan kelapa sawit, pemerintah daerah, NGO dan para pihaknya lainnya untuk bisa berperan dalam penurunan laju deforestasi, menjaga fungsi gambut dan para pekerja dari perspektif HAM," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager Divisi Petani PT Musim Mas, Rob Nicholas mengatakan, dalam membantu petani dan menjawab tantangan kepatuhan NDPE pihaknya telah mengembangkan Extension Service Programme (ESP).

Terdiri atas tim agronomis, lingkungan dan ahli sosial yang memberikan konsultasi keberlanjutan untuk petani swadaya dari pabrik pihak ketiga.

Dalam memberikan dukungan terhadap mengintegrasikan program petani kecil, dalam hubungan produksi dan proteksi. 

"Intervensi saat ini, legalisasi lahan petani dan pengelolaan masyarakat terhadap sumber daya alam sebagai diversifikasi usaha petani dan masyarakat di pedesaan," tukasnya.

Lalu, upaya peningkatan kapasitas stakeholder sebagai kunci wujudkan praktek perkebunan yang baik sesuai dengan prinsip kelapa sawit berkelanjutan.

Lalu, mengoptimalkan peran pemerintah dalam mengatur tata kelola perkebunan sawit petani kecil.

"Makanya sangat penting melibatkan pemerintah daerah melalui petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang  merupakan petugas strategis dalam  pendampingan dan pembinaan, sebagai bagian dari proses akselerasi penerapan praktik perkebunan lestari di Kabupaten Aceh Singkil," katanya.

Kelapa sawit merupakan komoditi unggulan, tempat ribuan masyarakat Kabupaten Aceh Singkil, menggantungkan hidup. (*)

Baca juga: Ditangkap Tim Tabur Kejatisu karena Dana Desa, Mantan Datok Rantaubintang Bantah Melarikan Diri

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved