Senin, 13 April 2026

Berita Aceh Singkil

Bupati Dulmusrid dan Pemred Serambi Indonesia Eksplore Ekowisata Hutan Mangrove, Begini Suasananya

Perahu kayu berpenggerak mesin speedboat menjadi tumpangan Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid bersama Pemred Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid bersama Pemimpin Redaksi Serambi Indonesia berjalan kaki di ekowisata hutan mangrove yang dikelola Badan Usaha Milik Kampong (BUMK) Bina Cita Kreasi Gosong Telaga Selatan, Senin (22/2/2021). 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Panas matahari mulai terik menuju siang pada Senin (22/2/2021) hari itu.

Perahu kayu berpenggerak mesin speedboat menjadi tumpangan Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid bersama Pemimpin Redaksi (Pemred) Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur.

Seiring laju perahu, mereka pun mengawali petualangan untuk mengeksplore ekowisata hutan mangrove yang dikelola Badan Usaha Milik Kampong (BUMK) Bina Cita Kreasi Gosong Telaga Selatan.

Di haluan perahu, duduk Manajer Multimedia Serambi Indonesia, Safriadi Syahbuddin yang bertugas mengabadikan momen petulangan dari bagian depan.

Di belakang, Manajer Umum dan Percetakan Komersial, Firdaus bersama awak Bagian Iklan Kurniadi, dan Camat Singkil Utara, Amril sebagai pemandu bersama Sekretaris Disparpora, Samlah. 

Baca juga: Pria Ini Tikam Temannya Hingga Meninggal, Kesal & Malu Celananya Dipelorotin di Tengah Acara Hajatan

Baca juga: DPRK Aceh Jaya Tetapkan Tiga Raqan Jadi Qanun, Bupati Beri Apresiasi dan Tekankan Hal Ini

Baca juga: VIDEO Pemred dan Wartawan Serambi Indonesia Silaturahmi dengan Bupati Abdya

Petualangan pun dimulai, perahu melaju pelan membelah sungai pemisah laut dengan daratan. Tumbuhan mangrove yang seperti memagari sungai mulai menghiasi pemandangan. 

Kurang dari lima menit, perahu itu tiba di pondok yang menjadi dermaga persinggahan sebelum masuk lebih dalam ke hutan mangrove. 

Setelah ‘ngaso’ sambil meneguk air mineral, terkecuali Bupati Aceh Singkil, walau cuaca panas tak tergoda segarnya tegukan air lantaran sedang puasa sunah.

Puas bercengkrama, petulangan sesungguhnya dimulai dengan berjalan kaki menelusuri jalan setapak yang dibuat dari kayu. Rapatnya pohon mangrove langsung mendominasi pemandangan. 

Masuk lebih dalam, sebuah anak sungai mengalir tepat di atas jalan setapak. Perjalanan berhenti tepat di lokasi swafoto berlatar belakang tulisan “I Love”.

Baca juga: DPMG-P4 Nagan Raya Minta Desa Revisi APBG, Refocusing 8 Persen untuk Covid-19

Baca juga: Irfannusir Resmi Pimpin DPD PAN Aceh Selatan

Baca juga: Simak, 5 Manfaat Cuka Sari Apel bagi Kesehatan, Turunkan Kadar Gula Darah hingga Berat Badan

Di lokasi itu, Dulmusrid sempat menyapa kaum ibu yang sedang mencari lokan (kerang sungai) di antara lebatnya hutan mangrove.

Sebelum melanjutkan petulangan, ia tidak lupa memberikan lembaran uang. "Coba lihat lokan atau apa," kata Dulmusrid sambil membungkuk meraih contoh lokan yang disodorkan warganya.

Berjalan kaki sebentar, tibalah di lokasi ekowisata hutan mangrove Bina Cita Kreasi paling favorit. 

Tepatnya di pinggir sungai yang membelah rimbun hutan mangrove. Lokasi yang dilengkapi pondok istirahat itu memberikan nuansa berbeda. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved