Breaking News:

Wanita Penjual Keripik Tewas Dihantam Tabung Gas, Pelaku Emosi Istrinya Ditampar saat Tagih Utang

Korban meninggal di tempat akibat hantaman helm dan tabung gas yang diarahkan oleh pelaku Basori Arifin (24).

Editor: Faisal Zamzami
Istimewa/polresta denpasar
Rekonstruksi kasus pembunuhan pedagang keripik pisang di Warung Barokah Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali pada Senin 22 Februari 2021 pagi. 

SERAMBINEWS.COM - Jajaran dari Satreskrim Polresta Denpasar terus melakukan pendalam terkait kasus pembunuhan penjual keripik pisang.

Diberitakan sebelumnya, wanita bernama Sri Widayu (49) meregang nyawa saat dirinya menagih utang di sebuah warung kawasan Sanur, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Rabu (2/2/2021) lalu.

Korban meninggal di tempat akibat hantaman helm dan tabung gas yang diarahkan oleh pelaku Basori Arifin (24).

Untuk mendalami kasus tersebut, kepolisian melakukan rekonstruksi

Hasilnya diketahui kasus berawal saat pelaku datang bersama istrinya bernama Titik ke warung milik korban pada Rabu 2 Februari 2021 sekitar pukul 20.30 Wita.

Basori dan istri datang untuk menagih utang sebesar Rp 515.000 ribu ke korban yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur itu.

Rekontruksi oleh Satreskrim Polresta Denpasar dilakukan di TKP pada Senin 22 Februari mulai pukul 10.00 Wita.

“Polisi menemukan 30 adegan dalam kasus ini,” kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, kepada Tribun-Bali.com.

Adegan ke-1, pada Rabu 2 Februari 2021 sekitar pukul 20.30 Wita pelaku Basori Arifin datang bersama sang istri Titik sembari menggendong anak mereka yang masih berusia 1,5 tahun.

Mereka datang menggunakan sepeda motor Honda Vario 150 warna merah berplat DK 5485 ABW.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved