Breaking News:

Berita Banda Aceh

Bersama IPI, Kemenag Aceh Dukung Tata Kelola Perpustakaan Madrasah

Dalam pertemuan itu dibahas beberapa hal, termasuk tentang tata kelola dan penataan perpustakaan madrasah di seluruh Aceh.

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Faisal Zamzami
Foto Serambinews.com
Ketua Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Aceh, Nazaruddin Musa MLIS didampingi sejumlah personel pengurus menyerahkan SK kepengurusan PD IPI Aceh periode 2021-2023 kepada Kakanwil Kemenag Aceh, Dr Iqbal MAg dalam kunjungan silaturahmi IPI di kantor tersebut, Jumat (26/2/2021) pagi. 

Laporan Yarmen Dinamika | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh, Dr Iqbal MAg menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan (IPI) Provinsi Aceh di ruang rapat kantor tersebut, Jumat (26/2/2021) pagi.

Dalam pertemuan itu dibahas beberapa hal, termasuk tentang tata kelola dan penataan perpustakaan madrasah di seluruh Aceh.

"Kemenag Aceh punya satker madrasah yang banyak, tentu penataan perpustakaan madrasah menjadi penting dan mendesak. Juga dalam rangka pengembangan pendidikan dan menciptakan generasi Aceh yang unggul dan tinggi kemampuan literasinya," kata Iqbal kepada Pengurus Daerah IPI Aceh yang datang beraudiensi ke kantornya.

Rombongan dari IPI Aceh dipimpin ketuanya, Nazaruddin Musa MLIS, Wakil Sekretaris Arkin SIP, Kabid Pengembangan Profesi, Pendidikan, dan Pelatihan, Rahmad Syah Putra MPd MAg, serta dua anggota Dewan Pakar PD IPI Aceh, yakni Drs Saifuddin A Rasyid MLIS dan Hasan Basri M Nur MAg.

Sedangkan Dr Iqbal didampingi Drs Mukhlis MPd selaku Kabid Pendidikan Madrasah Kakanwil Kemenag Aceh.

Pertemuan tersebut berlangsung akrab. Iqbal menyambut baik dan siap mendukung langkah-langkah yang dilakukan pengurus IPI terhadap pengarsipan dokumen dan data yang ada di madrasah.

"Kami pikir apa yang dilakukan Ikatan Pustakawan Indonesia Provinsi Aceh sangatlah penting. Dengan adanya penataan yang baik, sehingga arsip dan dokumentasi yang disimpan menjadi tertata rapi dan semakin mudah diakses masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Murid TK Kunjungi Perpustakaan Pemkab Nagan Raya, Anggota DPRA Dorong Buka Pustaka Digital

Baca juga: Banyak Perpustakaan belum Miliki Pustakawan & Digitalisasi, Terungkap dalam Bincang Serambi Podcast

Untuk menata perpustakaan di madrasah-madrasah, kata Iqbal, dibutuhkan tenaga yang profesional dan orang-orang seperti itu banyak di IPI.

“Kita juga berharap bersama IPI akan dilakukan pembinaan bagi guru dalam hal teknis pengelolaan perpustakaan madrasah. Jadi, di samping memberi manfaat, juga mempunyai nilai akademis," timpalnya.

Iqbal juga mengatakan pembenahan perpustakaan di madrasah-madrasah di bawah jajaran Kemenag Aceh akan ia teruskan informasinya hingga ke kemenag kabupaten/kota, sehingga pembenahannya bisa dilakukan serempak.

Kemitraan Kanwil Kemenag Aceh dengan IPI kelak, diharapkan Iqbal akan dapat meningkatkan minat baca di kalangan anak didik yang merupakan bagian dari kaum milenial Aceh.

"Kita inginkan adanya variasi baru dalam upaya menumbuhkembangkan minat baca bagi anak didik kita. Misalnya, dengan mewujudkan perpustakaan modern dan berbasis digital di madrasah-madrasah se-Aceh," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah IPI Aceh, Nazaruddin Musa mengapresiasi sikap Kakanwil Kemenag Aceh yang sangat mendukung pengembangan perpustakaan di Aceh, khususnya perpustakaan madrasah di lingkungan Kemenag Aceh.

"Semoga program ini berkelanjutan dan inovasi di bidang perpustakaan madrasah hendaknya terwujud dalam waktu dekat. Pendeknya, kami terus berjuang dan fokus pada bidang ini," kata Nazaruddin sembari berharap adanya sinergi yang solid dalam membangun perpustakaan di madrasah.

Sementara itu, Hasan Basri M Nur mengatakan, IPI punya semangat dan kemauan untuk menjalin kemitraan dengan pimpinan madrasah.

Kebersamaan itu, menurutnya, dalam rangka meningkatkan minat baca di Aceh.

"Minat baca di Aceh kan masih rendah. Ini menjadi tantangan kita bersama. Untuk meningkatkan minat baca, perlu kita benahi infrastruktur, ruang baca, dan bahan bacaan dengan harapan literasi di Aceh dapat berkembang lebih baik demi mewujudkan visi Aceh Carong," katanya.

Pada sesi akhir silaturahmi tersebut, Saifuddin A Rasyid menyampaikan pendapatnya bahwa IPI dan Kemenag Aceh perlu melakukan inovasi dan model pemberdayaan perpustakaan madrasah melalui pembinaan ‘teacher-librarian’, yaitu guru yang dilatih khusus untuk melayani informasi siswa dan guru. (*)

Baca juga: Kejurda Tenis Aceh Diikuti 54 Atlet dari 16 Daerah, Dibuka Aminullah Usman

Baca juga: Ini Jadwal & Lokasi Pelayanan SIM Keliling di Aceh Barat, Senin Hingga Jumat Pukul 09.00 - 12.00 WIB

Baca juga: VIDEO Polda Aceh Periksa 25 Orang Terkait Kasus Investasi Bodong Yalsa Boutique

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved