Sabtu, 11 April 2026

Otomotif

Indonesia Akan Terus Membujuk Tesla Bangun Pabrik Mobil Listrik

Pemerintah Indonesia akan terus membujuk CEO Tesla Inc, Elon Musk agar berinvestasi membangun pabrik mobil listrik

Editor: M Nur Pakar
Shutterstock
Pabrik mobil listrik Tesla di Nevada, AS 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia akan terus membujuk CEO Tesla Inc, Elon Musk agar berinvestasi membangun pabrik mobil listrik

Elon Musk yang telah memberi sinyal akan berlabuh di Negeri Bollywood, India sejak dua tahun lalu, tetap memilih Negeri Mahatma Gandhi itu.

Walau demikian, negoisasi dengan perusahaan raksasa AS itu akan terus berlanjut.

Hal itu seperti diungkapkan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM) Bahlil Lahadalia.

Dia memastikan, negosiasi pemerintah RI dengan Tesla Inc, produsen mobil listrik asal Amerika Serikat masih berjalan.

Penyataan ini menyusul kabar burung terkait langkah ke depan Tesla usai memutuskan untuk mendirikan pabrik mobil listrik di India.

Telah ditandai dengan penandatanganan kesepakatan oleh kedua pihak.

Baca juga: Tesla Batal Berinvestasi di Indonesia, Lebih Pilih Negeri Bollywood, India

Hanya saja, ia belum bisa mengungkapkan secara rinci mengenai proses perkembangan negosiasi tersebut.

Tapi dipastikan kalau Indonesia masih memiliki daya tarik besar bagi Tesla.

"Kalau Tesla itu masih dalam negosiasi, gagal itu kalau sudah ada keputusan. Ini kan masih negosiasi," kata Bahlil dalam konferensi virtual, Rabu (24/2/2021).

"Pengusaha itu kalau tidak ada peluang harus menciptakan peluang, tidak boleh pesimistis, selalu harus terbuka," lanjutnya.

Bahlil menjelaskan, pada dasarnya komunikasi Indonesia dengan Tesla sejak awal dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Baca juga: Tesla Akan Produksi Mobil Listrik di Indonesia, Pemerintah Akan Bahas Pekan Depan

Maka, pihaknya akan berkomunikasi dengan Luhut untuk mengetahui lebih detail informasi terkait rencana investasi Tesla.

"Kami itu di bagian belakangnya," ungkapnya.

"Nah untuk itu saya akan coba komunikasi dengan pihak Menko informasinya sejauh apa terakhir," ujar dia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved