Lifestyle
Ini 3 Penyebab Anak Batita Berperilaku Negatif, Jangan Dimarahi
Kuncinya, kita sebagai orangtua perlu tahu dulu penyebab anak batita kita memiliki perilaku negatif.
Kuncinya, kita sebagai orangtua perlu tahu dulu penyebab anak batita kita memiliki perilaku negatif.
SERAMBINEWS.COM – Anak masih di bawah tiga tahun (Batita) umumnya kerap menangis, marah, hingga melempar barang.
Oleh karena itu, terkadang orangtuanya pun mengecap anaknya itu sebagai anak nakal.
Padahal perilaku negatif pada batita bisa ditangani dengan baik.
Kuncinya, kita sebagai orangtua perlu tahu dulu penyebab anak batita kita memiliki perilaku negatif.
Istilah perilaku negatif sendiri identik dengan sikap memberontak dan tidak bersahabat, Kawan Puan.
Biasanya kita mengenal perilaku negatif yang umum terjadi di usia praremaja dan remaja, tapi hal ini juga bisa muncul pada anak seusia batita.
Saat itu terjadi, saat anak kesayangan berperilaku negatif, tentu kita bingung bagaimana cara menghadapi dan mengatasinya.
Baca juga: Kapolri Perintahkan Aipda Roni Saputra Ditindak Tegas, Oknum Polisi Ini Bunuh Dua Gadis di Medan
Baca juga: Kartu Prakerja Gelombang 13 Buka Awal Maret, Begini Cara Bikin Kaun dan Cara Daftar
Baca juga: Tentara Israel Bubarkan Peserta Aksi Peringati 27 Tahun Tragedi Masjid Ibrahimi dengan Gas Air Mata
Sebelum masuk ke tahap itu, sebaiknya Kawan Puan ketahui dulu penyebab perilaku negatif pada anak.
Perilaku negatif pada batita muncul karena ia belum bisa mengungkapkan ketidaknyamanannya dengan kata-kata.
Sebenarnya apa penyebab ketidaknyamanan itu?
Secara ilmu psikologi ada banyak penyebabnya, jika dibagi ada penyebab dari dalam diri dan di luar diri dari si anak.
1. Faktor Emosi Si Anak
Faktor internal amat berhubungan erat dengan masalah emosi atau perasaan pada diri anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bocah-2-tahun-meninggal-karena-sengatan-listrik-setelah-masukkan-sendok-besi-ke-kabel-ekstensi.jpg)