Breaking News:

Berita Pidie Jaya

Kawanan Lumba-lumba Gigit Jaring Nelayan Pidie Jaya, Berbagai Jenis Ikan Lepas

Kawanan lumba-lumba telah mengganggu peroehan hasil tangkapan nelayan Pidie Pijay (Pijay) di perairan Selat Malaka

Penulis: Idris Ismail | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS COM/IDRIS ISMAIL
Puluhan nelayan di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Kuala Panteraja, Pidie Jaya memperbaiki jaring pukat yang hancur akibat di serang kawanan lumba-lumba, Minggu (27/2/2021). 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Kawanan lumba-lumba telah mengganggu peroehan hasil tangkapan nelayan Pidie Pijay (Pijay).

Kondisi ini telah berlangsung dalam dua pekan terakhir di perairan Selat Malaka.

"Kawanan lumba-lumba itu kerap memangsa jaring pukat para nelayan hingga sobek diberbagai sisi.

Sehingga menyebabkan tangkapan ikan berbagai jenis baik tongkol serta dencis lolos dari jaring," kata Faisal (43) selaku pemilik  Kapal Motor (KM) Barona Jaya di Kuala Panteraja, Pijaya kepada Serambinews.com, Minggu (28/2/2021).

Baca juga: Peracunan Ikan Marak, DLH Aceh Tamiang akan Kerahkan Tim Pencegahan & Edukasi, Ini Bahaya Racun Ikan

Baca juga: Ibu Bersama 3 Anaknya Mengungsi ke Rumah Tetangga, Pemuda Ini Tidur di Teras Rumahnya yang Terbakar

Akibat jaring yang telah robek para nelanyan dalam sepekan terakhir memilih untuk tidak melaut.

Nelayan memperbaiki jaring sobek tersebut yang membutuhkan waktu satu atau dua pekan kedepan. 

Selain itu juga dampak dari persoalan ini (kawanan lumba-lumba) ini secara langsung mempengaruhi hasil tangkapan nelayan menurun secara drastis.

Bahkan sangat minim untuk dipasok ke berbagai pusat pasar di kecamatan.

Baca juga: Ternyata Memancing Baik Bagi Kesehatan Manusia, Ini Manfaat yang Anda Peroleh Saat Memancing

Baca juga: Dalam Pameran Senjata Internasional, Rusia Pamer Peralatan Tempur Anti-Drone

Secara langsung, jelas nelayan asal Gampong Keudee Panteraja itu, dalam dua pekan terakhir harga ikan saat ini melambung tinggi.

Sepertihalnya harga ikan tongkol dari sebelumnya  Rp 25.000/Kg kini telah menembus kisaran Rp 45.000/Kg.

"Demikian juga halnya dengan harga ikan dencis dari lazimnya Rp 20.000/Kg kini menjadi Rp 45.000/Kg dan teri kering saat ini masih bertahan Rp 75.000/Kg," ungkapnya. (*)

Baca juga: Profil Wakasad Letjen Bakti Agus Fadjri, Ini Daftar Lengkap Mutasi Pati TNI AD, TNI AL dan TNI AU

Baca juga: Tiga Hari di Laut Hanya Makan Mi Instan, Dua Nelayan Ditemukan Terombang-ambing

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved