Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Setelah 4 Hari Mogok Kerja, Aktivitas Karyawan PDAM Ie Beusaree Rata Lhokseumawe Kini Mulai Normal

Sebagaimana yang telah disepakati bahwa operasional WTP Rancung sudah harus normal untuk kepentingan pelanggan.

Serambinews.com
Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ie Beusaree Rata Lhokseumawe, menghidupkan mesin pompa air untuk suplai air bersih ke pelanggan di Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Jumat (5/3/2021) 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sebelumnya 26 karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ie Beusaree Rata Lhokseumawe mogok kerja selama 3 hari yang menyebabkan 1.900 pelanggan terhenti spulai air bersih di Kecamatan Muara Satu.

Kejadian itu dikarenakan 14 bulan mereka tidak menerima gaji dan sempat menyegel kantor Opersional Water Treatment Plant (WTP) di Rancung serta kantor Pelayanan PDAM.

"Mulai hari ini kami sudah bekerja kembali sesuai kesepakatan yang telah duduk bersama dengan pihak Pemko Lhoseumawe," kata seorang karyawan PDAM Ie Beusaree Rata, M Ali kepada Serambinews.com, Jumat (5/3/2021).

Ia juga mengatakan belum semuanya karyawan yang mulai masuk kerja, hanya sebagian saja.

Namun sebutnya, ada beberapa karyawan yang ikut duduk bersama Dirut PDAM untuk menyelesaikan masalah internal, Jumat (5/3/2021) pagi.

"Tadi kami sudah duduk bersama secara internal untuk menyelesaikan semua masalah agar kedepan PDAM ini bisa lebih baik lagi," ujarnya.

Baca juga: Sudah 14 Bulan tak Terima Gaji, Karyawan Segel Kantor PDAM Ie Beusaree Rata Lhokseumawe

Baca juga: Suplai Air Bersih untuk 1.900 Pelanggan PDAM Lhokseumawe Terhenti, Dampak Segel WTP oleh Karyawan

Baca juga: Pemko Lhokseumawe Akan Kucurkan Dana Rp 2 M untuk Bayar Gaji Karyawan PDAM Ie Beusaree Rata

Sementara itu Humas PDAM Ie Beusaree Rata, Iskandar mengatakan dirinya tak ikut hadir dalam pertemuan internal pada hari ini.

Namun jelasnya, tidak ada melarang bagi karyawan lainnya yang ingin ikut bekerja dan mulai normbal kembali.

"Ini individu masing-masing karyawan, kita tidak melarang, silahkan yang mau bekerja dan itu semua untuk hajat orang banyak agar pelanggan bisa kembali terpasok air bersih," sebut Iskandar.

Halaman
12
Penulis: Zaki Mubarak
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved