Breaking News:

Lifestyle

Sering Dilakukan, Bolehkah Mengelap atau Mengeringkan Air Wudhu di Wajah? Simak Penjelasan UAS

Berdasarkan pendapat Imam An-Nawawi, jelas UAS, hukum mengelap atau mengeringkan bekas air wudhu paling tinggi ialah makruh.

YOUTUBE USTADZ ABDUL SOMAD OFFICIAL
Ustad Abdul Somad (YouTube/Ustadz Abdul Somad Official) 

Berdasarkan pendapat Imam An-Nawawi, jelas UAS, hukum mengelap atau mengeringkan bekas air wudhu paling tinggi ialah makruh.

"Paling tinggi makruh, ga sampai haram," katanya.

Bolehkah dilakukan ?

Meski hukumnya tidak sampai haram, UAS menyarankan sebaiknya masyarakat khususnya di Indonesia, tidak mengeringkan atau menyeka sisa air wudhu di bagian tubuh.

"Kalau kita di Indoensia, sebaiknya jangan dilap. Abis wudhu pakai shalat," ujarnya.

Namun berbeda jika berada di wilayah-wilayah tertentu dengan kondisi iklimnya yang juga berbeda.

Dalam kesempatan yang sama, UAS berbagi pengalamannya mengenai permasalahan berkaitan ketika ia masih berada di Maroko.

Baca juga: Begini Cara Niat Puasa Rajab Serta Hukumnya Menurut Ustad Abdul Somad dan Ustad Masrul Aidi

UAS, sebagaimana diceritakan olehnya saat berada di Maroko akan mengeringkan bekas sisa air wudhu pada bulan-bulan tertentu.

Yaitu ketika Maroko sedang mengalami musim dingin.

Tapi sebaliknya, saat musim panas, UAS tetap membiarkan air wudhu menempel dan membasahi anggota wudhunya.

Halaman
1234
Penulis: Yeni Hardika
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved