Viral Medsos

Viral Wanita Kejang di Gerbong KRL, Diduga Epilepsi, Ini yang Dilakukan Jika Terjadi Kejang Mendadak

Mayoritas warganet menyebut jika wanita yang mengalami kejang-kejang tersebut tengah mengalami epilepsi. Apa itu epilepsi dan bagaimana mengatasinya?

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Safriadi Syahbuddin
Tangkapan layar akun TikTok @zee_rezaldy.
Viral Wanita Kejang di Gerbong KRL, Diduga Epilepsi, Ini yang Dilakukan Jika Terjadi Kejang Mendadak 

SERAMBINEWS.COM - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita tengah kejang-kejang di dalam gerbong kereta rel listrik.

Video berdurasi kurang dari satu menit itu diunggah akun TikTok @zee_rezaldy pada Selasa (9/3/2021).

Wanita dengan mengenakan kaus putih tersebut tergeletak di lantai dasar kereta sembari kejang-kejang.

Para penumpang lainnya terlihat ada yang mencari pertolongan, sementara sebagian penumpang lainnya hanya bisa melihat apa yang tengah terjadi.

Menurut Zee Rezaldy, pria yang mengunggah video tersebut menyebutkan jika kejadian itu terjadi di stasiun kereta rel listrik (KRL) Commuter Line Tanah Abang, Jakarta.

"Astagfirullah GK sengaja di kereta liat org tiba² langsung begini, kejadian terjadi di stasiun tanah Abanng," ungkap Reza dalam unggahannya di TikTok.

Baca juga: Viral Pengunjung Taman Safari Beri Makan Sampah Plastik untuk Kuda Nil, Aksinya Dikecam

Tak sampai 24 jam setelah diunggah, video tersebut dengan cepat tersebar di berbagai platform media sosial hingga telah ditonton lebih dari 6,4 juta kali tayangan.

Banyak warganet yang berspekulasi tentang kondisi wanita tersebut.

Ada yang menyebut seperti film populer Korea yakni Train to Busan, film ini menampilkan cerita serangan zombie di kereta menuju Busan. 

Sementara itu, ribuan warganet lainnya menyebut jika wanita tersebut tengah terkena penyakit epilepsi.

Simak videonya di sini:

Baca juga: Viral Pak Guru SMK Nikahi Siswi, Tunggu 2,5 Tahun Setelah Siswi Lulus Sekolah, Begini Kisahnya

Apa itu Epilepsi dan Apa yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Kejang Mendadak?

Epilepsi adalah kondisi neurologis yang serius yang cenderung mengalami kejang berulang di otak.

Ada berbagai jenis kejang yang dapat diderita seseorang.

Pengobatan untuk epilepsi adalah untuk mengontrol kejang dan jarang diperlukan operasi.

Penderita epilepsi perlu berhati-hati untuk memastikan bahwa serangan mendadak tidak membuatnya berada dalam posisi rentan.

Melansir dari Boldsky, berikut beberapa tips yang perlu diingat saat seseorang mengalami serangan epilepsi.

1. Minum Obat

Jika Anda sedang minum obat untuk mengobati epilepsi Anda, jangan tiba-tiba mengubahnya tanpa membuat dokter Anda percaya diri.

Obat yang Anda pakai bergantung pada jenis epilepsi yang Anda miliki dan hanya dokter Anda yang dapat meresepkan apa yang terbaik untuk Anda.

Baca juga: VIDEO Viral Wali Kota Blitar Bernyanyi Sambil Membagikan Uang, Ini Penjelasan Santoso

2. Identifikasi Medis

Bawalah identifikasi medis, sehingga dalam keadaan darurat, orang-orang di sekitar Anda akan memindahkan Anda ke lokasi yang aman dan membuat pengaturan untuk perawatan yang diperlukan.

3. Hindari Usaha Berisiko

Jangan terlibat dalam aktivitas yang mungkin membuat Anda rentan terhadap bahaya seandainya Anda mengalami kejang.

Jangan pergi ke tempat-tempat tinggi atau menjalankan mesin yang berisiko.

Lakukan setiap aktivitas pada satu waktu dan fokus pada faktor risiko seperti, berhati-hatilah saat menjalankan mesin pemotong rumput atau menangani peralatan panas.

4. Berhati-hatilah saat Olahraga

Jika Anda akan melakukan aktivitas olahraga, yang mungkin melibatkan sejumlah risiko, lakukan tindakan pencegahan yang cukup seperti mengenakan helm atau jaket pelampung.

Selain itu, tetaplah berada di tengah orang, agar seseorang dapat merawat Anda jika Anda mengalami kejang.

Baca juga: VIRAL Video Wali Kota Blitar Nyanyi Bersama Tak Pakai Masker dan Tak Jaga Jarak Hingga Sawer Biduan

5. Alkohol

Jangan minum alkohol jika Anda sedang menjalani pengobatan epilepsi.

6. Berikan Bantuan Orang tersebut

Jika penderita epilepsi memiliki pakaian yang ketat, bantulah untuk melonggarkannya.

Selain itu, jangan mencoba memasukkan obat ke dalam mulutnya jika giginya terkunci.

Kondisi ini dapat menyebabkan cedera parah.

7. Setelah Kejang

Bahkan setelah seseorang sembuh dari kejang, penting untuk menemaninya, karena mereka akan merasakan kebingungan sementara.

Jika Seorang Anak Mengalami Kejang:

• Jauhkan anak dari benda-benda yang dapat membahayakan dirinya.

• Jangan mencoba membatasi gerakan anak.

• Jangan memasukkan benda apapun ke dalam mulutnya.

• Yakinkan anak Anda saat dia sadar kembali.

• Cari bantuan medis jika anak mengalami kejang pertama atau kejang berulang atau jika kejang berlangsung terlalu lama.

• Tetap dekat dengan anak setelah dia sadar kembali setelah kejang tiba-tiba. (Serambinews.com/Firdha Ustin)

Baca juga berita lainnya

Baca juga: Profil Iti Octavia Jayabaya, Bupati Lebak yang Ingin Santet Kirim untuk Moeldoko, Segini Kekayaannya

Baca juga: VIDEO Pelempar Sampah Botol Plastik ke Mulut Kuda Nil Minta Maaf, Ternyata Seorang Ibu-ibu

Baca juga: Kehadiran KMP Aceh Hebat Diharapkan Dapat Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved