Breaking News:

Guru Ngaji Lakukan Pelecehan Terhadap Santri Laki-laki, Rayu Korban Agar Mau Menginap di Rumah

Sedangkan korbannya merupakan orang dekat dari H, yakni santrinya yang berjenis kelamin laki-laki.

Editor: Amirullah
swissinfo.ch
ILUSTRASI pelecehan seksual. 

SERAMBINEWS.COM  - Kasus pelecehan terhadap anak di bawah umur terjadi di Lumajang, Jawa Timur.

Diketahui terduga pelakunya adalah seorang guru ngaji berinisial H (41).

Sedangkan korbannya merupakan orang dekat dari H, yakni santrinya yang berjenis kelamin laki-laki.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lumajang, Ipda Irdani Isma mengatakan, H merayu santri untuk menginap di rumah agar lebih mudah mengajar ngaji.

Terungkap, H ternyata sudah mencabuli 6 santrinya. Rata-rata mereka yang jadi korban berusia 12-14 tahun.

"Korban sudah ada 6 orang," kata Kanit PPA Ipda Irdani Isma, Sabtu (13/3/2021).

Baca juga: Kakek 63 Tahun Rudapaksa Anak Tetangga hingga Hamil 7 Bulan, Korban Diberi Uang Rp 50 ribu

Baca juga: Dulu Dibuang-buang, Buah Ciplukan Kini Harganya Menggila karena Khasiatnya

Modus yang digunakan H selalu sama. Yakni merayu santrinya menginap di rumah untuk diajak ngaji subuh bersama.

Namun, bukannya mengajarkan ilmu agama Hanafi malah mencabuli santrinya.

"Kasusnya masih kami kembangkan, bisa jadi korban bertambah atau bagaimana" ujarnya.

()

H (41) guru ngaji di Lumajang yang diduga melakukan pelecehan ke para santrinya. (Istimewa/Polres Lumajang)

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved