Jumat, 8 Mei 2026

Berita Luar Negeri

Kisah Pengungsi Suriah Sempat Putus Kuliah Akibat Perang Hingga Jadi Dokter di Turki

Ibrahim Saban seorang pria yang sempat putus kuliah karena melarikan diri dari perang di Suriah, menjadi dokter di Turki.

Tayang:
Penulis: Syamsul Azman | Editor: Muhammad Hadi
Anadolu Agency
Ibrahim Saban seorang pria yang sempat putus kuliah karena melarikan diri dari perang di Suriah, menjadi dokter di Turki. 

Turki menampung sekitar 3,6 juta pengungsi Suriah, lebih banyak dari negara lain mana pun di dunia.

Selain itu, sebelumnya juga sempat menjadi perhatian ketika seorang pengungsi perempuan Suriah menjadi pilot di Inggris. 

Kisah inspiratif dialami seorang wanita pengungsi asal Suriah.

Seorang wanita asal suriah yang mengungsi ke Inggris kini menjadi wanita sukses.

Hidup menjadi pengungsi di negara lain bukan hal mudah karena begitu banyak tantangan dan rintangan.

Namun, kisah dari Maya Ghazal ini bisa jadi inspirasi terutama untuk para perempuan.

Baca juga: Terungkap Fakta Masa Lalu Rian yang Nekat Habisi Nyawa Siswi SMA dan Janda, Pernah Miliki Kekasih

Bertepatan pada Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day, profil Maya Ghazal diulas dalam sebuah utas oleh akun Twitter UN Refugee Agency, @refugees, pada Senin (8/3/2021) kemarin.

Lalu, siapakah Maya Ghazal?

Maya Ghazal adalah salah satu perempuan dari jutaan pengungsi Suriah.

Pengungsi Suriah jumlahnya dari tahun ke tahun memang terus meningkat.

Tahun 2019 menjadi tahun dengan jumlah pengungsi tertinggi.

Tercatat ada sekitar 79,5 juta pengungsi di seluruh dunia dengan Suriah menjadi jumlah pengungsi terbanyak yakni 6,6 juta sejak perang meletus pada 2011.

Baca juga: Bocah Muslim Diserang Membabi Buta Karena Kehausan dan Minum di Sebuah Kuil Hindu

Meski begitu, status sebagai seorang pengungsi tak menyurutkan semangant Maya Ghazal untuk sukses dalam menjalani hidup.

Kini, Maya Ghazal yang tinggal di Inggris merupakan pengungsi perempuan Suriah pertama yang berhasil menjadi pilot.

Prestasi lain juga diraih Maya dengan ditunjuk sebagai Goodwill Ambassador untuk Bada Pengungsi PBB UNHCR 2021 atas komitmennya dalam memberikan dukungan selama 4 tahun.

Baca juga: Pak Guru Dimarahi Oknum Aparat Desa Usai Posting Jalan Rusak, Kini Trauma Tak Berani Keluar Rumah

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved