Berita Aceh Tamiang
Kembali Bertambah, Pasien Meninggal Akibat Covid-19 di Aceh Tamiang Menjadi 22 Orang
Pasien yang berdomisili di Kecamatan Manyakpayed itu disebutkan meninggal pada Senin (15/3/2021) kemarin.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Kasus kematian akibat Covid-19 di Aceh Tamiang dilaporkan kembali meningkat dalam tiga hari terakhir.
Satgas Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang pada Selasa (16/3/2021), kembali merilis data meninggalnya satu pasien terkonfirmasi positif terpapar virus corona.
Pasien yang berdomisili di Kecamatan Manyakpayed itu disebutkan meninggal pada Senin (15/3/2021) kemarin.
Ini merupakan kasus kematian pertama yang terjadi secara beruntun di Aceh Tamiang, setelah sehari sebelumnya pasien asal Kota Kualasimpang meninggal saat menjalani isolasi mandiri.
Ketua Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Aceh Tamiang, Agusliayana Devita menjelaskan, kasus baru ini menjadikan jumlah pasien terkonfirmasi positif yang meninggal mencapai 22 orang.
Baca juga: Bikin Adem! Penderita Gangguan Jiwa Ini Lantunkan Lagu dengan Suara Merdu Saat Dilepas dari Pasungan
Baca juga: VIDEO Viral Bocah Dipukul di Minimarket, Polisi Kini Buru Pelaku
Baca juga: VIDEO Kabar Duka, Anton Medan Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Sakit yang Diidapnya
“Sejauh ini, sudah 22 pasien terkonfirmasi yang meninggal, kita berharap ini kasus terakhir,” kata Devi kepada Serambinews.com, Selasa (16/3/2021).
Selain terjadinya peningkatan angka kematian, ujar Devi, penyebaran Covid-19 juga menyebabkan satua orang dikonfirmasi positif corona.
“Satu orang dari Kecamatan Sekerak dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Secara keseluruhan, pasien yang dinyatakan positif sebanyak enam orang,” ungkapnya.
Dia menambahkan, penyebaran Covid-19 yang sudah berlangsung satu tahun telah menyerang 407 orang di Aceh Tamiang.
Sebagian besar warga yang terpapar virus asal Cina ini berhasil sembuh, yakni dengan tingkat kesembuhan mencapai 379 orang.
Baca juga: Dishub Gembok Roda Mobil Dinas
Baca juga: Iran Eksekusi Gantung Empat Pria yang Perkosa Seorang Istri di Depan Suaminya
Baca juga: VIDEO Puluhan Warga di Aceh Utara Serbu Kantor Camat Tanah Luas
Pemkab Aceh Tamiang sendiri melalui Satgas Penanganan Covid-19, urai dia, terus berupaya memutus mata rantai penyebaran virus corona dengan terus bersosialisasi yang disertai penindakan atau pemberian sanksi.
Sosialisasi ini dilakukan dengan mendatangai titik kerumunan massa, di antaranya warung kopi, kafe, terminal, hingga pasar tradisional.
“Masyarakat harus mau ikut berperan memutus penyebaran virus ini dengan menjaga diri sendiri melalui penegakan disiplin protokol kesehatan,” ajak Devi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/agusliayana-devita-3.jpg)