Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Ampas Kopi dan Ban Bekas Pernah Dijadikan Pengaman Jalur Objek Wisata Pantan Terong

Kecelakaan di jalan menuju Puncak Pantan Terong yang terjadi Minggu pagi itu, bukan kejadian yang pertama kalinya.

Penulis: Mahyadi | Editor: Taufik Hidayat
For Serambinews.com
Kondisi mobil minibus yang sebagian ringsek setelah masuk ke dalam jurang di kawasan objek wisata Pantang Terong, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (21/3/2021) sekira pukul 10.30 WIB. Dua orang penumpang meninggal dunia dalam kecelakaan itu.  

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Puncak Pantan Terong merupakan salah satu destinasi wisata populer di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Objek wisata ini, berada di ketinggian sekitar 1.800 Meter Dari Permukaan Laut (MDPL).

Puncak Pantan Terong, menyungguhkan pemandangan Kota Takengon serta hamparan Danau Lut Tawar. Objek wisata ini, memang memiliki pesona tersendiri di daerah penghasil kopi arabika Gayo itu. Rasanya, tak sah jika berwisata ke Kota Takengon, tapi tidak sampai Puncak Pantan Terong.

Namun, karena lokasinya berada di ketinggian sehingga untuk mencapai Puncak Pantan Terong harus melintas tanjakan curam serta turunan tajam berkelok sehingga sangat rawan terjadi kecelakaan.

Insiden terjunnya mobil minibus jumbo yang mengangkut rombongan ibu-ibu dari Kota Langsa yang terjadi Minggu (21/3/2021), sekira pukul 10.30 WIB, bukanlah kejadian untuk pertama kalinya.

Di tahun 2017, insiden serupa juga pernah terjadi hingga merenggut korban jiwa meninggal dunia. Paska insiden itu, pihak Satlantas Polres Aceh Tengah, bersama Dinas Perhubungan serta warga setempat, pernah memasang pengaman jalan yang terbuat dari Ampas kopi serta ban mobil bekas.

Ampas-ampas kopi tersebut, dimasukan ke dalam karung dan ditempatkan di titik-titik rawan seperti di beberapa tikungan menuju objek Puncak Pantan Terong. Inisiatif ini, sempat dilakukan karena mengingat jalur tersebut, memang kerab terjadi kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Bus Rombongan Pengajian Terjun ke Jurang di Pantan Terong, Dua Penumpang Meninggal di Tempat

Baca juga: Sopir Minibus Terjun ke Jurang di Pantan Terong yang Sebabkan 2 Meninggal Kabur dari RSU Datu Beru

Baca juga: VIDEO - Beredar Video OPM KKB Berusaha Pengaruhi Masyarakat untuk Bergabung

Baca juga: Peringatan untuk ASN di Aceh Tamiang, Satpol PP/WH akan Gelar Razia Game Online

Apalagi, kecelakan yang terjadi sebelumnya rata-rata merupakan pengendara sepeda motor jenis metic. Dua insiden kecelakaan sepanjang tahun 2017 lalu, di jalur Puncak Pantan Terong disebabkan rem sepmor metic hingga akhirnya melaju ke dalam jurang.  

Sementara itu, penempatan karung berisi ampas kopi serta ban bekas di titik rawan, bertujuan untuk melindungi para pengendara sepeda motor. Jika sewaktu-waktu rem blong, para pengendara sepmor hanya akan menabrak karung berisi ampas kopi sehingga bisa mengurangi risiko yang lebih fatal.

Upaya lainya untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan di jalur menuju objek wisata Puncak Pantan Terong, pemerintah setempat telah memasang imbaun di beberapa titik agar berhati-hati melewati jalur tersebut.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved