Breaking News:

Pengungsi Rohingya

Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe Segera Dipindahkan ke Penampungan Imigran di Medan

Untuk 56 pengungsi yang tersisa di BLK Lhokseumawe dipastikan Marzuki juga akan segera dipindahkan ke Medan, Sumatera Utara.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Ansari Hasyim
Foto kiriman warga
Pemeriksaan ponsel pengungsi Rohingya di Lhokseumawe, Selasa (13/10/2020) 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sebanyak 56 pengungsi Rohingya yang di Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Meunasah Mee Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe dalam waktu dekat akan dipindahkan ke Medan, Sumatera Utara.

Juru bicara Satgas Penanganan Pengungsi Rohingya Drs Marzuki MSi, Jumat (26/3/2021), menjelaskan, sebelumnya ada 92 pengungsi Rohingya yang ditampung di BLK Lhokseumawe.

Namun pada Kamis (25/3/2021) malam, sebanyak 36 pengungsi Rohingya dipindahkan ke Medan Sumatera Utara.

Sedangkan pemindahan pengungsi dari Kota Lhokseumawe ke Medan atas dasar menindaklanjuti Surat Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Republik Indonesia Nomor: B-579/KM.00.02/2/2021 tentang Penyampaian Rekomendasi Rakor Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri di Lhokseumawe Provinsi Aceh dan Medan, Provinsi Sumatera Utara, yakni mengenai pemindahan pengungsi Rohingya dari lokasi sementara di Lhokseumawe ke Medan.

"Untuk tahap pertama, kita hanya memindahkan sebanyak 36 pengungsi, mereka termasuk dalam kelompok rentan, di antaranya anak tanpa pendamping, ibu hamil dan menyusui, orang yg memiliki penyakit kronis, wanita yang menjadi kepala keluarga, wanita yang berpotensi mengalami kekerasan gander," ujar Marzuki.

Sedangkan alasan Medan menjadi pilihan lokasi pemindahan, kata Marzuki, karena Medan adalah lokasi penampungan pengungsi terdekat dari Lhokseumawe.

"Alasan lainnya adalah karena program perlindungan pengungsi di Medan adalah program terstruktur yang juga ditangani oleh IOM. IOM sudah melaksanakan program perlindungan pengungsi di Indonesia dari tahun 1979. Khusus di Medan, IOM sudah melaksanakan program perlindungan pengungsi sejak tahun 2001 sampai sekarang," paparnya.

Tingkatkan Mutu Siswa di Masa Pandemi Covid-19, MIN 7 Banda Aceh Gelar Kompetisi Aksinos

Cuti Bersama Idul Fitri 2021 Satu Hari, Tapi Mudik Lebaran Dilarang, Berlaku Selama Tanggal Ini

Mudik Lebaran Tahun Ini Dilarang, Pemerintah Cuma Berikan Satu Hari Cuti Bersama Idul Fitri 2021

Jadi, tambah Marzuki, dengan pengalaman IOM yang sudah puluhan tahun tersebut, maka diyakini akan mampu mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan pengungsi Rohingya sebagaimana rekomendasi dari Polhukam.

Dari Lhokseumawe ke Medan pengungsi dibawa dengan menggunakan dua unit bus serta beberapa kendaraan pendamping.

Pengungsi didampingi utusan Pemko Lhokseumawe, petugas imigrasi, aparat kepolisian dan TNI, Satgas Covid-19 dan petugas medis dari PMI Kota Lhokseumawe.

Untuk 56 pengungsi yang tersisa di BLK Lhokseumawe dipastikan Marzuki juga akan segera dipindahkan ke Medan, Sumatera Utara.

"Untuk waktu pemindahan, akan dibahas kembali dalam waktu dekat ini. Pastinya, 56 Rohingya tersebut akan dipindahkam sekaligus nantinya," demikian Marzuki.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved