Breaking News:

Internasional

Kata China, Xinjiang Adalah Negeri Indah, Seusai Jatuhkan Sanksi ke Inggris

Kedutaan Besar China di London memberikan presentasi berjudul "Xinjiang adalah negeri yang indah,"

AFP PHOTO / GREG BAKER
Warga Suku Uighur berkumpul usai menjalankan shalat di Masjid Id Kah di Kashgar, Xinjiang, China bagian barat, 19 April 2015. Pihak berwenang China telah membatasi ekspresi agama di Xinjiang, yang telah memicu perlawanan. (AFP PHOTO / GREG BAKER) 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Kedutaan Besar China di London memberikan presentasi berjudul "Xinjiang adalah negeri yang indah,"

Hanya beberapa jam setelah Beijing menjatuhkan sanksi kepada tokoh masyarakat dan institusi Inggris.

Mereka mengkritik pelanggaran hak asasi manusia negara itu terhadap komunitas Uighur di provinsi itu.

Yang Xiaoguang, kuasa usaha kedutaan, mengklaim pemerintah China telah mengubah kehidupan orang Uighir di wilayah tersebut dengan mengakhiri terorisme.

Baca juga: China Cabut Peritel Mode Swedia H&M dari Daftar Pemesanan dan Pencarian di Online

Bahkan, mengangkat orang keluar dari kemiskinan dan melembagakan pendidikan wajib.

Dia menuduh negara asing, termasuk Inggris, menyebarkan informasi yang salah tentang penindasan berdasarkan laporan palsu, seperti dilansir AFP, Minggu (28/3/2021).

"Hak asasi manusia tidak dapat ditentukan oleh beberapa gambar satelit, laporan palsu dibuat bersama oleh orang-orang yang jauhnya ribuan mil atau oleh kinerja aktivis anti-China," kata Yang.

Dia juga mengeluarkan peringatan publik bahwa China akan membalas mereka yang mencampuri urusannya, dengan mengatakan:

“China tidak menimbulkan masalah tetapi China tidak takut dengan apa yang dilakukan orang lain."

"China tidak pernah memprovokasi konfrontasi dengan siapa pun, tetapi jika ada yang berbalik untuk berkonfrontasi dengan China, kami siap menemani mereka."

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved