Berita Banda Aceh
Kagum! Empat Orang Tua Penggila Scooter Tempuh Perjalanan 14 Hari dari Monas ke Kilometer 0 Sabang
"14 hari itu bukan waktu yang sebentar, tapi hampir setengah bulan dengan menggunakan Vespa dari Monas Jakarta menuju ke Kilometer 0 Sabang, Aceh."
Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
"14 hari itu bukan waktu yang sebentar, tapi hampir setengah bulan dengan menggunakan Vespa dari Monas Jakarta menuju ke Kilometer 0 Sabang, Aceh."
Laporan Misran Asri | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Usia memang tak lagi muda, tapi dari segi fisik dan pertahanan selama 14 hari dari Monas Jakarta Pusat menuju ke Kilometer 0 Sabang, empat anggota Komunitas Petualang Orang Tua Penggila Scooter (Portugis) ini mampu bertahan.
"14 hari itu bukan waktu yang sebentar, tapi hampir setengah bulan dengan menggunakan Vespa dari Monas Jakarta Pusat menuju ke Kilometer 0 Sabang, Aceh" kata Akhmad Sutrisno, mantan karyawan Kompas Gramedia yang ikut menyambut kedatangan empat anggota Komunitas Portugis, Minggu (28/3/2021) malam di depan Kantor Harian Serambi Indonesia.
Dari empat anggota Portugis tersebut, satu di antaranya, yakni Swamin Taryono alias Pepito (62) yang merupakan mantan pensiunan Kompas Gramedia, terang Akhmad Sutrisno didampingi Fauzan Azwadi (Manajer Percetakan Koran Serambi Indonesia) yang turut menyambut kedatangan mereka dan turut menjamunya.
Baca juga: Gegara Kebakaran Kilang Minyak, Desa Sukaurip Gelap Gulita, Bau Minyak dan Gas Menyengat
Sementara itu, Pepito sapaan akrab Swamin Taryono yang merupakan anggota Komunitas Portugis Jakarta, mengungkapkan dirinya bersama tiga rekannya yang juga anggota Portugis, yakni Ayah Viking (64) dari Portugis Jakarta.
Lalu ada Babe PVC (61) Portugis Bekasi serta Nasirin alias Pak Kumis (57) dari Portugis Cilegon, bergerak dari titik pelepasan di Monas Jakarta Pusat tujuan Kilometer 0 Sabang, Aceh, pada Minggu, 14 Maret 2021 lalu.
"Dari Monas kami bertiga, saya bersama Ayah Viking dan Babe PVC bergerak ke Cilegon, Banten untuk menjemput beliau (Nasirin alias Pak Kumis)," ujar Pepito yang diwawancarai Serambinews.com, Senin (29/3/2021) dini hari.
Setelah menjemput Nasirin alias Pak Kumis yang ikut touring serta, selanjutnya anggota Komunitas Portugis ini pun langsung menaiki Pelabuhan Penyeberangan Merak.
Baca juga: Dishub Kota Banda Aceh Daftarkan 49 Juru Parkir ke BPJS Ketenagakerjaan, Ini Tujuannya
Lalu dari Merak-Bakauheni Lampung.
"Begitu kami tiba di Lampung langsung diterima oleh Ketua STAC Lampung, H Sobari. Dari Lampung kami meneruskan perjalanan melewati Natar Lampung Selatan dan tiba di Palembang," sebutnya.
Di Palembang, Sumatera Selatan, Pepito bersama Ayah Viking, Babe dan Pak Kumis disambut oleh rekan-rekan ISC, salah satu komunitas scooter di sana.
Selanjutnya menuju ke Jambi dan Pekanbaru dan di sana mereka diterima oleh Ninyoman Dia, bersama rekan-rekan Titenono Pisui, anggota komunitas pecinta Vespa yang ada di sana.
Baca juga: De La Hoya Comeback dan Tantang Jagoan UFC, Dana White Sebut Itu Hal Konyol
"Dari Pekanbaru memasuki Rantau Prapat dan disambut oleh Parmin Balok Anggota Titenono Pisui serta ke Kisaran disambut meriah oleh anggota Club Scooter Asahan (CSA). Kita langsung ke Tanjung Morawa dan di sana disambut oleh Pak Parianto dan Bu Ema anggota scooter yang juga bagian anggota Komunitas Ontel di sana," terangnya.
Dari Tanjung Morawa kami melanjutkan perjalan hingga Kuala Simpang dan di sana disambut oleh Jajang, anggota scooter di sana dan mereka melanjutkan lagi menuju Lhoksukon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/anggota_komunitas_vespa_2021.jpg)