Breaking News:

Berita Aceh Besar

Begini Keluh Kesah Korban Tanah Amblas di Lamkleng Aceh Besar

Saat ini, kondisi permukaan tanah yang amblas di Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, terus bertambah parah.

Penulis: Hendri Abik | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Aktivitas pengungsi akibat tanah amblas di Gampong Lamkleng, Aceh Besar. 

Laporan Hendri | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Meski di tengah keterbatasan, berbagai aktivitas dilakukan para pengungsi, korban Tanah Amblas di Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar.

Pantauan Serambinews.com, Minggu (4/3/2021), tampak satu keluarga pengungsi masih mendiami dalam tenda pengungsi. Tenda itu berdiri antara rumah-rumah penduduk pada desa tersebut.

Saat itu, para pengungsi itu, tampak lagi memasak di dalam tenda. Mereka memasak diantara berbagai barang perlengkapan sehari-sehari.

Di antaranya alat masak, tikar, termos, galon, tv dan lemari serta tumpukan pakaian.

Kepada Serambinews, Fitrina mengatakan sudah tinggal dalam tenda selama tiga bulan.

Selama tinggal dalam tenda mengatakan tidak  nyaman, sebab jika hujan tiba bocor dan dibawah lembab dan ditambah lagi tak ada selimut.

"Pasti tidak nyaman, sebab selain banyak nyamuk juga dingin, karena tak ada selimut," katanya.

Baca juga: 1 KK Korban Tanah Amblas Masih Mengungsi, Begini Kondisi Terkini di Gampong Lamkleng Aceh Besar

Baca juga: Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter, Nelayan Diimbau Berhati-hati, Aceh Tenggara Berpotensi Hujan Lebat

Baca juga: Ternyata Penjual Senjata ke Penyerang Mabes Polri Sangat Anti ISIS, Begini Sosok Muchsin Kamal

Itu katanya di saat malam, namun jika siang hari mereka merasakan kepenasanan. "Jika siang, panas tak sanggup masak dan makan dalam tenda karena panas," ujar Fitri.

Namun kondisi seperti itu, tetap mereka hadapi dengan sabar dan tabah. Sebab namanya bencana, mau tak mau mereka harus tinggal di sana untuk sementara waktu.

"Kami takut tinggal di rumah. Sebab tanah terus bergerak, apalagi dalam kondisi hujan begini," ujarnya.

Dia mengatakan saat ini, bantuan terus mengalir dari sejumlah pihak. "Untuk bantuan rumah, kami tak tahu seperti apa prosesnya, tapi akan di bantu, kami tetap menunggu," ujarnya.

Baca juga: Jeddah Tutup 98 Gerai Komersil, Langgar Protokol Kesehatan

Baca juga: Mantan Pewaris Takhta Jordania Jadi Tahanan Kepala Angkatan Bersenjata dan Polisi

Baca juga: Unik! PGRI Pulo Aceh Gelar Pelantikan Pengurus di Depan Mercusuar William Torren, Begini Suasananya

Sementara itu, kondisi permukaan tanah yang amblas di Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, terus bertambah.

Kedalamannya kini sudah mencapai 7 meter, panjang 200 meter, dan lebarnya 250 meter (termasuk longsor di kawasan lereng sungai).

Bertambahnya kedalaman, lebar, dan panjang tanah yang longsor tersebut akibat hujan deras dalam dua hari terakhir mengguyur kawasan Aceh Besar dan Banda Aceh.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved