Breaking News:

Kisruh Demokrat

Demokrat Kubu Moeldoko Ungkap Alasan Mengapa Melakukan Tindakan KLB: Harus Dilawan

Alasan dan pernyataan terkait dilakukannya KLB Demokrat disampaikan Saiful Huda kepada Kompas TV, Sabtu (3/4/2021).

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
Kompas.com
Foto kompilasi pada Jumat (5/3/2021) memperlihatkan, Moeldoko (kiri atas) tiba di lokasi Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kiri bawah) menyampaikan keterangan terkait KLB Demokrat yang dinilai ilegal di Jakarta, dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan keterangan terkait KLB Demokrat di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.(ANTARA FOTO/ENDI AHMAD-ASPRILLA) 

SERAMBINEWS.COM - Partai Demokrat Kubu Moeldoko melalui Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika Partai Demokrat pimpinan Moeldoko, Saiful Huda, mengungkap salah satu alasan diadakannya Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.

Alasan dan pernyataan terkait dilakukannya KLB Demokrat disampaikan Saiful Huda kepada Kompas TV, Sabtu (3/4/2021).

Pernyataan tersebut kembali diunggah pada kanal YouTube Kompas TV pada hari Minggu (4/4/2021).

Sebut Saiful yang mendasari dilakukannya KLB di Deli Serdang karena adanya nepotisme dalam tubuh Partai Demokrat.

Nepotisme keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam mengelola Partai adalah salah satu alasan digelarnya KLB Partai Demokrat Deli Serdang.

Baca juga: Demokrat Tetap Gugat Jhoni Allen Dkk, Upaya Cari Keadilan sampai Trending #BegalPartaiTumbang

"Hal-hal yang menjurus pada tirani kaya gini ini, nepotisme kaya gitu itu, karena terlalu banyak keluarganya yang menjadi pemimpin-pemimpin di Partai Demokrat.

"Seperti SBY jadi Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, AHY menjadi Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus menjadi Ketua Umum Partai Demokrat," ujar Saiful.

"Terus Edhy Baskoro Yudhoyono menjadi Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, menjadi Ketua Fraksi dari Partai Demokrat, menjadi Wakil Ketua Banggar dari Partai Demokrat, dan sebagainya. Ini hal-hal yang harus dikoreksi," lanjutnya seperti dikutip dari kanal YouTube Kompas TV.

Baca juga: Kuasa Hukum Demokrat Kubu Moeldoko Mundur, Saiful Huda: Razman Kecewa

Baca juga: Ketua Umum Demokrat AHY Bertemu Ketum PP Muhammadiyah, Ini 4 Pesan Haedar Nashir

Baca juga: Rocky Gerung Sebut Kudeta di Partai Demokrat Bukan Persoalan Hukum namun Persoalan Moral

Pada video, Saiful Huda menerangkan alasan dilakukan KLB dan menunjuk KSP Moeldoko menjadi Ketua Umum Demokrat versi KLB Deli Serdang beberapa waktu lalu.

"Hal-hal yang menjurus pada tirani seperti ini nepotisme karena terlalu banyak keluarga yang menjadi pemimpin di Partai Demokrat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved