Komandan Brimob Meninggal, Begini Kondisi 20 Anggota Polda Maluku Setelah Divaksin AstraZeneca
Pada 30 Maret 2021, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku melangsungkan vaksinasi massal AstraZeneca hingga Komandan Brimob meninggal
Dari hasil tes swab, ia diketahui positif Covid-19.
"Almarhum ini ternyata positif Covid-19, pemeriksaan (swab) dilakukan tadi setelah korban meninggal dunia dan hasilnya keluar positif," tutur Roem, Minggu sore.
Baca juga: Saling Kerahkan Kapal Induk, China di Dekat Taiwan, Amerika Serikat Ke Laut China Selatan
Terkait dengan kematian Iptu LT, Juru Bicara Satgas Covid-19 Maluku dr. Doni Rerung mengungkapkan, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Maluku bersama Kementerian Kesehatan akan berkoordinasi soal kejadian ini.
Pihaknya juga bakal melakukan kajian terhadap peristiwa ini, meskipun korban telah dipastikan meninggal akibat terpapar Covid-19.
"Nah, semua kejadian itu dicatat dan dilaporkan ke kementerian dan sesuai prosedurnya nanti dianalisis," kata Doni kepada Kompas.com, Minggu malam
Baca juga: Untuk Wanita Usia 40 Tahun ke Atas, Begini 8 Cara Menurunkan Berat Badan
Baca juga: Harga Emas Hari Ini Turun Lagi, Berikut Rincian Harga Emas Per Gram Selasa 6 April 2021
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Disuntik Vaksin AstraZeneca, 20-an Anggota Polda Maluku Meriang, Ini Dugaan Penyebabnya",